Islami, Tamara (2025) Evaluasi Pengelolaan Sistem Irigasi Batang Anai untuk menentukan Kesiapan Modernisasi Irigasi. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
cover abstrak tamara islami.pdf - Published Version Download (345kB) |
![]() |
Text (Bab 1 Pendahuluan)
bab 1. pendahuluan tamara islami.pdf - Published Version Download (219kB) |
![]() |
Text (Bab 5 Penutup)
Bab 5. Penutup Tamara Islami.pdf - Published Version Download (227kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
dapus tamara islami.pdf - Published Version Download (415kB) |
![]() |
Text (Skripsi Full Text)
Tamara Islami_Skripsi Full Text + Turnitin.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (11MB) | Request a copy |
Abstract
Sistem irigasi memiliki peranan yang sangat vital dalam upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Keberhasilan dalam pengelolaan irigasi sangat bergantung pada keandalan pasokan air, keberfungsian infrastruktur, efektivitas sistem manajemen, kekuatan kelembagaan, serta kompetensi sumber daya manusia yang mendukung pelaksanaan operasional. Daerah Irigasi (DI) Batang Anai, yang merupakan salah satu kawasan irigasi teknis terbesar di Provinsi Sumatera Barat, dihadapkan pada berbagai permasalahan, antara lain kerusakan jaringan irigasi, minimnya kegiatan pemeliharaan berkala, yang secara langsung berdampak pada efektivitas distribusi air irigasi di tingkat lahan usaha tani. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengelolaan sistem irigasi sebagai dasar dalam menilai kesiapan implementasi program modernisasi irigasi di wilayah tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 14 responden yang terdiri dari petugas teknis irigasi, anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), serta petani penerima manfaat. Lima indikator utama yang dinilai meliputi: manual operasional dan pemeliharaan, sistem operasional, rehabilitasi dan pemeliharaan, aspek pembiayaan, serta partisipasi petani dalam pengambilan keputusan. Hasil menunjukkan nilai Indeks Kesiapan Modernisasi Irigasi (IKMI) sebesar 48,69 yang berada pada kategori “kurang”. Artinya, modernisasi belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat dan perlu dilakukan perbaikan menyeluruh secara bertahap, terutama pada aspek kelembagaan, infrastruktur, dan partisipasi petani, dalam kurun waktu 2–4 tahun ke depan
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Dr. Delvi Yanti, S.TP, MP; Nurmala Sari, S.TP, M.Si |
Uncontrolled Keywords: | irigasi; modernisasi; pengelolaan; evaluasi; batang; IKMI |
Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
Divisions: | Fakultas Teknologi Pertanian > S1 Teknik Pertanian dan Biosistem |
Depositing User: | Unnamed user with email tekpertanian@gmail.com |
Date Deposited: | 25 Aug 2025 08:06 |
Last Modified: | 25 Aug 2025 08:06 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/505219 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |