Husen, Sukron Rangga (2025) PENYEBAB KELANGKAAN PUPUK BERSUBSIDI DI KALANGAN PETANI (Studi di Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan). S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (COVER DAN ABSTRAK SKRIPSI)
COVER DAN ABSTRAK SUKRON.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (72kB) | Request a copy |
![]() |
Text (BAB 1 PENDAHULUAN DAN METODE)
BAB I SUKRON.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (329kB) | Request a copy |
![]() |
Text (BAB IV)
BAB IV SUKRON.pdf - Published Version Download (48kB) |
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA SUKRON.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (170kB) | Request a copy |
![]() |
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL SUKRON E SKRIPSI.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Subsisi Pupuk merupakan kebijakan yang telah diterapkan oleh pemerintah Indonesia sejak tahun 1960-an. Bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan dalam negeri, dengan cara meringankan harga pupuk melalui penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET). Sehingga petani yang sesuai dengan kriteria di dalam Undang-Undang bisa membeli pupuk dengan harga yang terjangkau. Tetapi pada kenyataannya, kebijakan subsidi pupuk mengalami kendala dalam pelaksanaannya yaitu langkanya jumlah pupuk bersubsidi. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena kelangkaan pupuk bersubsidi di kalangan petani, terkhusus di Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tipe deskriptif guna melihat dan menggambarkan realitas yang terjadi di lapangan. Penelitian ini menggunakan teori strukturasi dari Anthony Giddens sebagai alat analisis dalam melihat penyebab kelangkaan pupuk bersubsidi di kalangan petani melalui kacamata tindakan agen dan peran struktur sebagai dualitas. Selain itu, konsep dua buah budaya orang luar dari Robert Chambers juga digunakan guna melihat perspektif realitas dari pihak pelaksana kebijakan dan ilmuwan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan terdapat beberapa penyebab kelangkaan pupuk bersubsidi di kalangan petani, yaitu; Minimnya dana yang dikeluarkan oleh pemerintah pada beberapa periode musim tanam, sifat paternalis kelompok pelaksana kebijakan kepada para petani, berbagai bentuk penyelewengan yang dilakukan oleh para aktor seperti distributor, pengecer, dan petani itu sendiri. Selain itu petani juga melakukan beberapa upaya guna mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi tersebut dengan cara membeli pupuk bersubsidi dengan harga yang lebih tinggi dari HET, membeli pupuk non-subsidi dengan jumlah yang lebih sedikit, lalu meminjam uang ke toke
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Drs. Alfitri, MS; Dr. Indraddin, M, Si. |
Uncontrolled Keywords: | Kelangkaan; Petani; Penyelewengan; Pupuk Bersubsidi. |
Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology |
Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi |
Depositing User: | s1 sosiologi sosiologi |
Date Deposited: | 22 Aug 2025 07:03 |
Last Modified: | 25 Aug 2025 07:20 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/504797 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |