HUBUNGAN POLIMORFISME GEN TOLL LIKE RECEPTOR 2 RS3804099, VITAMIN D RESEPTOR FOK1 RS2228570, KADAR TUMOR NECROSIS FACTOR-α DAN KADAR VITAMIN D DENGAN DERAJAT KEPARAHAN DAN LUARAN MENINGITIS TUBERKULOSIS

Fanny, Adhy Putri (2025) HUBUNGAN POLIMORFISME GEN TOLL LIKE RECEPTOR 2 RS3804099, VITAMIN D RESEPTOR FOK1 RS2228570, KADAR TUMOR NECROSIS FACTOR-α DAN KADAR VITAMIN D DENGAN DERAJAT KEPARAHAN DAN LUARAN MENINGITIS TUBERKULOSIS. S3 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
File 1 Cover dan Abstrak_compressed.pdf - Published Version

Download (156kB)
[img] Text (BAB 1)
File 2 BAB 1_compressed.pdf - Published Version

Download (156kB)
[img] Text (BAB 7)
File 3 BAB Akhir.pdf - Published Version

Download (92kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
File 4 Daftar Pustaka_compressed.pdf - Published Version

Download (262kB)
[img] Text (DISERTASI FULL)
Disertasi full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Meningitis tuberkulosis (TBM) merupakan salah satu bentuk tuberkulosis paling berat dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Faktor genetik dan imunologis berperan penting dalam menentukan derajat keparahan serta luaran TBM. Polimorfisme pada gen Toll-Like Receptor 2 (TLR2) rs3804099 dan gen Vitamin D Receptor (VDR) Fok1 rs2228570 diduga dapat memodulasi respons imun terhadap infeksi tuberkulosis melalui jalur metabolisme vitamin D dan regulasi sitokin proinflamasi, seperti Tumor Necrosis Factor-α (TNF-α). Namun, hubungan antara variasi genetik tersebut, kadar vitamin D, TNF-α, tingkat keparahan, dan luaran TBM belum sepenuhnya dipahami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara polimorfisme TLR2 rs3804099 dan VDR Fok1 rs2228570, kadar TNF-α dan kadar vitamin D, serta kaitannya dengan derajat keparahan dan luaran TBM. Metode: Dari total 50 pasien TBM yang direkrut, 35 pasien memenuhi kriteria inklusi penelitian. Analisis polimorfisme gen TLR2 rs3804099 dan VDR Fok1 rs2228570 dilakukan menggunakan metode PCR-RFLP, sedangkan kadar TNF-α dan vitamin D diukur dengan metode ELISA. Derajat keparahan TBM ditentukan berdasarkan kriteria British Medical Research Council (BMRC), dan luaran klinis dinilai menggunakan Glasgow Outcome Scale (GOS). Analisis statistik digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara polimorfisme genetik dan biomarker biokimia dengan derajat keparahan serta luaran TBM. Hasil: Polimorfisme TLR2 rs3804099, VDR Fok1 rs2228570, serta kadar TNF-α tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan derajat keparahan maupun luaran klinis TBM. Sebaliknya, kadar vitamin D dalam cairan serebrospinal (CSS) berhubungan dengan derajat keparahan dan luaran meningitis TBM (p<0,05). Kesimpulan: Kadar vitamin D dalam CSS menjadi biomarker penting dalam pengelolaan dan prediksi prognosis TBM. Polimorfisme gen TLR2, VDR Fok1, serta kadar TNF-α, tidak mempengaruhi keparahan TBM maupun luaran klinis.

Item Type: Thesis (S3)
Supervisors: Prof. Dr. dr. Yuliarni Syafrita, Sp.N (K)
Uncontrolled Keywords: TBM, Polimorfisme TLR2 rs3804099, Polimorfisme VDR Fok1 rs2228570, Vitamin D, TNF-α, Cairan Serebrospinal, Keparahan, Luaran Klinis.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Pendidikan Profesi Akuntansi
Depositing User: s3 Biomedik kedokteran
Date Deposited: 22 Aug 2025 05:04
Last Modified: 22 Aug 2025 05:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/504794

Actions (login required)

View Item View Item