Maharani, Annisa Febry (2025) Kontestasi Birokrat dalam Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Belanja Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan. S2 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (COVER DAN ABSTRAK)
TESIS ABSTRAK.pdf - Published Version Download (221kB) |
![]() |
Text (TESIS PENDAHULUAN)
TESIS PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (273kB) |
![]() |
Text (BAB V PENUTUP)
TESIS PENUTUP.pdf - Published Version Download (260kB) |
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
TESIS DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (253kB) |
![]() |
Text (TESIS FULL)
TESIS PERPUS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only until 31 August 2026. Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tantangan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terutama di sektor pertanian, menjadi perhatian utama dalam era desentralisasi fiskal. Meskipun alokasi anggaran untuk sektor ini signifikan, kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masih rendah, yang mengindikasikan potensi inefisiensi dalam alokasi anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya birokrat dalam mempertahankan rencana kerja dan anggaran belanja agar dapat masuk dalam APBD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling, dan pengumpulan data melibatkan wawancara mendalam serta studi dokumen. Teori yang digunakan adalah teori pluralisme birokrasi dari Eva Etzioni-Halevy, yang dipadukan dengan teori pertukaran dari Peter M. Blau. yang melihat Pluralisme tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan teori pertukaran, karena tekanan dari beragam aktor tidak akan menghasilkan keputusan tanpa adanya mekanisme pertukaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa birokrat di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan menerapkan berbagai strategi dalam mengawal anggaran, termasuk komunikasi dan koordinasi dengan TAPD, Penguatan data untuk legitimasi teknis, serta pendekatan kepada DPRD untuk membangun dukungan politik. Proses ini tidak hanya berlangsung teknokratis, tetapi juga dipengaruhi oleh dinamika politik dan negosiasi kepentingan antara eksekutif dan legislatif, yang menunjukkan adanya Tarik menarik kepentingan dalam kontestasi penyusunan APBD. Kata Kunci: APBD, Kontestasi, OPD, Birokrat
Item Type: | Thesis (S2) |
---|---|
Supervisors: | Dr. Bob Alfiandi, M.Si ; Prof.Dr.Afrizal,MA |
Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: APBD, Kontestasi, OPD, Birokrat |
Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology |
Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S2 Sosiologi |
Depositing User: | s2 sosiologi sosiologi |
Date Deposited: | 20 Aug 2025 04:44 |
Last Modified: | 20 Aug 2025 04:44 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/503584 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |