Fitra, Nuraini (2025) Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) di Nagari Simawang Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (148kB) |
![]() |
Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (178kB) |
![]() |
Text (Bab v Penutup)
BAB V PENUTUP.pdf - Published Version Download (124kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (208kB) |
![]() |
Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI Full_NURAINI FITRA_2110241001.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Evaluasi lahan merupakan suatu proses penilaian sumber daya lahan yang tersedia agar dapat dicapai untuk tujuan tertentu dengan menggunakan pendekatan atau cara yang sudah teruji. Evaluasi kesesuaian lahan pada tanaman karet di Nagari Simawang perlu dilakukan, karena mengingat daerah ini memiliki lahan yang luas dan berpotensi untuk pengembangan tanaman perkebunan karet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelas kesesuaian lahan dan membuat peta kelas kesesuaian lahan aktual dan potensial untuk tanaman karet di Nagari Simawang Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar. Adapun tahapan-tahapan penelitian meliputi pembuatan peta satuan lahan dan penetapan titik sampel, pengumpulan data sekunder, pra survei, survei utama dan pengambilan sampel tanah dilapangan menggunakan metode purposive sampling dan analisis sifat kimia tanah di Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian Padang dan Kampus 3 Dharmasraya, Universitas Andalas pada bulan Oktober 2024-Februari 2025. Hasil penelitian kesesuaian lahan aktual pada Satuan Lahan (SL) 1 dan 3 didapatkan kelas kesesuaian lahan S2tc, wa, nr, eh yaitu tergolong cukup sesuai dengan faktor pembatas berupa temperatur, ketersediaan air, retensi hara, dan bahaya erosi. Pada SL 2 dan 4 didapatkan kelas kesesuaian lahan Neh yaitu tergolong tidak sesuai dengan faktor pembatas berupa bahaya erosi. Upaya perbaikan dengan faktor pembatas retensi hara dapat dilakukan dengan pemberian pengapuran dan penambahan bahan organik sedangkan untuk faktor pembatas bahaya erosi dilakukan pembuatan terasering. Pada SL 1 dan 3 didapatkan kelas kesesuaian potensial S2tc, wa yang tergolong cukup sesuai, sedangkan untuk SL 2 dan 4 yang tergolong N (tidak sesuai) sehingga tidak disarankan untuk dilakukan penanaman karet.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Prof. Ir. Adrinal, MS. Ph. D;Halimatus Syahdia Hasibuan, S. P., M. Si |
Uncontrolled Keywords: | Erosion;Limiting Factors;Nutrient Retention |
Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroekoteknologi |
Depositing User: | S1 Agroteknologi Agroteknologi |
Date Deposited: | 19 Aug 2025 08:01 |
Last Modified: | 19 Aug 2025 08:01 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/503497 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |