Siska, Siska (2011) ALASAN NASABAH TETAP BERTAHAN DI BANK KONVENSIONAL (Studi Terhadap Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas). S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Skripsi Full Text)
S1 Sosiologi 2011 Siska 07191025.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Bank konvensional adalah bank yang tidak menerapkan nilai-nilai syariah dalam lalu lintas peredaran uang, dan lebih berdasarkan pada sistem bunga. Bank konvensional masih menjadi suatu lembaga keuangan yang diminati oleh masyarakat, padahal sudah jelas dikatakan bahkan MUI pun telah mengeluarkan fatwa bahwa bunga pada bank konvensional tersebut dilarang oleh agama. Selain itu, agama juga mengajarkan bahwa kegiatan berekonomi hendaknya berlandaskan pada nilai-nilai agama. Keputusan untuk tetap menjadi nasabah pada bank konvensional didasarkan pada beberapa alasan yang menjadi pertimbangan bagi informan untuk tetap bertahan menjadi nasabah pada bank konvensional meskipun pada saat ini sudah ada bank syariah. Oleh karena itu penulis ingin melihat alasan nasabah tetap bertahan di bank konvensional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif, teknik yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Pemilihan informan ditentukan sesuai dengan tujuan penelitian dengan menetapkan beberapa kriteria. Penelitian in menggunakan teori strukturasi dari Giddens yang mengetengahkan pengaruh struktur terhadap tindakan sosial. Berdasarkan teori strukturasi tersebut Giddens menjelaskan dalam struktur tersebut terdapat kemudahan dan tidak bersifat mengekang sehingga mempengaruhi tindakan individu sebagai pelaku tindakan. ada tiga bentuk tindakan menurut Giddens yaitu (1) motivasi tak sadar, (2) kesadaran diskursif, (3) kesadaran praktis. Bentuk-bentuk kesadaran tersebut akan dilihat melalui alasan yang dikemukan informan tetap bertahan di bank konvensional. Dari hasil penelitian mengenai alasan informan, penulis menemukan 6 alasan antara lain pertimbangan efesiensi, pertimbangan ekonomis, pertimbangan kedekatan emosional, pertimbangan karena pekerjaan, pandangan terhadap bank syariah, dan kebutuhan yang semakin tinggi terhadap lembaga keuangan. Dari alasan yang dikemukakan oleh informan tersebut umumnya mereka bertahan di bank konvensional karena bank konvensional dinilai lebih mudah, praktis dan fleksibel. Merujuk pada pendapat Giddens bahwa stuktur tersebut memberikan enabling (kemudahan) sehingga menyebabkan pengulangan tindakan. Begitu juga halnya tindakan individu tetap bertahan di bank konvensional karena kepraktisan, mudah dan fleksibel sehingga menjadikan individu tetap menjadi nasabah di bank konvensional. Dari hal tersebut dapat dilihat bagaimana struktur ekonomi konvensional mempengaruhi perilaku ekonomi individu, khususnya dalam penelitian ini adalah perilaku perbankan.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Prof. Bustanuddin Agus, MA , Drs. Rina'di Ekaputra. M.Si |
Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology |
Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi |
Depositing User: | Sindy Berliana |
Date Deposited: | 15 Aug 2025 03:07 |
Last Modified: | 15 Aug 2025 03:07 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/502989 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |