Ilhami, M. Rifat (2025) Hubungan Faktor Iklim dan Lingkungan Sosial terhadap Kejadian Malaria di Kota Pekanbaru Tahun 2021-2024. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (178kB) |
![]() |
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (237kB) |
![]() |
Text (BAB 6 Kesimpulan dan Saran)
BAB 6 Kesimpulan dan Saran.pdf - Published Version Download (130kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (200kB) |
![]() |
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Malaria adalah suatu penyakit akut maupun kronik disebabkan oleh protozoa genus Plasmodium dengan manifestasi berupa demam, anemia, dan pembesaran limpa. Dalam 3 tahun terakhir Kota Pekanbaru termasuk salah satu dengan angka API tertinggi di Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara faktor iklim dan lingkungan sosial terhadap kejadian malaria di Kota Pekanbaru pada tahun 2021-2024. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi dengan data sekunder. Data malaria diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, data iklim dari BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II, serta data lingkungan sosial dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru, BPS Kota Pekanbaru, Kemenhub BPTD Wilayah II, dan UPT Pelabuhan Sungai Duku. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat, spasial deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian malaria di Kota Pekanbaru fluktuasi selama 2021-2024. Faktor yang berhubungan signifikan yaitu kepadatan penduduk (p=0,004), dan mobilitas (p=0,020). Sedangkan variabel suhu udara, kelembaban udara, curah hujan, kecepatan angin, dan lama penyinaran matahari tidak memiliki hubungan yang signifikan. Kecamatan Pekanbaru Kota dan Marpoyan Damai tercatat sebagai daerah dengan jumlah kasus tertinggi setiap tahunnya. Mobilitas merupakan faktor dominan terhadap kejadian malaria di Kota Pekanbaru. Upaya pengawasan dan intervensi perlu diprioritaskan pada populasi dengan Tingkat mobilitas tinggi guna mengurangi angka kejadian malaria di Kota Pekanbaru.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Prof. Dr. Masrizal, SKM., M.Biomed; Ane Dayu Perwati, SKM., MPH |
Uncontrolled Keywords: | Ekologi; Faktor Iklim; Kepadatan Penduduk; Mobilitas; Malaria |
Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat |
Depositing User: | s1 kesehatan masyarakat |
Date Deposited: | 20 Aug 2025 08:01 |
Last Modified: | 20 Aug 2025 08:01 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/502704 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |