Susila, Rahma (2025) Kajian Sifat Fisika Tanah Sawah pada Dataran Aluvial Pasca Banjir Bandang di Nagari Duku Utara Kecamatan Koto XI Tarusan. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (1MB) |
![]() |
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (781kB) |
![]() |
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (638kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) |
![]() |
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI_FULL_TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kajian mengenai perubahan karakteristik sifat fisika tanah sawah pada dataran aluvial pasca banjir bandang telah dilaksanakan di Nagari Duku Utara Kecamatan Koto XI Tarusan dari bulan Desember 2024 hingga Maret 2025. Penelitian dilakukan dengan metode survei, dan pengambilan sampel tanah dilakukan dengan metode systematic random sampling (7 titik pada tanah sawah terdampak dan 2 titik pada sawah tidak terdampak banjir bandang) masing-masing diambil pada 2 kedalaman yaitu 0-20 cm dan 20-40 cm. Analisis sifat fisika tanah telah dilakukan di Laboratorium Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan, Fakultas Pertanian, meliputi pengamatan; BV, TRP, permeabilitas, tekstur, bahan organik, dan plastisitas tanah. Hasil penelitian menunjukkan banjir bandang mengakibatkan perubahan pada sifat fisika tanah. Tanah terdampak pada lokasi tegak lurus sungai (TS) dan sepanjang aliran sungai (SS) memiliki tekstur tanah lebih kasar, bahan organik tanah (2,20%–4,39%) memiliki kriteria rendah, berat volume tanah (1,10–1,31 g/cm³) berkriteria tinggi, total ruang pori tanah (58,17% 50,54%) berkriteria rendah, permeabilitas tanah (0,48–5,26 cm/jam) dan indeks plastisitas tanah (4,61-16,83) tergolong rendah-sedang. Kerusakan terparah terjadi di sepanjang aliran sungai (SS) karena posisinya berada langsung pada jalur utama aliran banjir. Pada lokasi yang tidak terdampak banjir bandang (TBB), sifat fisika tanah cenderung lebih baik dengan tekstur tanah lebih halus (lempung hingga lempung berliat), kandungan bahan organik (4,32%–4,62%) memiliki kriteria sedang, berat volume tanah (1,01–1,09 g/cm³) dan total ruang pori tanah (60,18%–61,69%) berkriteria sedang, permeabilitas tanah (5,68–6,31 cm/jam) tergolong sedang, serta indeks plastisitas (16,35-26,78) memiliki kriteria sedang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa banjir bandang memberikan dampak negatif terhadap perubahan karakteristik sifat fisika tanah sawah.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Prof. Ir. Adrinal, MS., Ph.D; Prof. Dr. Ir. Hermansah. MS., MSc |
Uncontrolled Keywords: | banjir bandang; dataran aluvial; sawah; sifat fisika tanah |
Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah |
Depositing User: | s1 ilmu tanah |
Date Deposited: | 08 Aug 2025 07:14 |
Last Modified: | 08 Aug 2025 07:14 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/502124 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |