SARIPAH, AINI (2025) AKIBAT HUKUM TERHADAP KASUS KAWIN LARI YANG DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ADAT DI NAGARI KOTO RAJO KABUPATEN PASAMAN SUMATERA BARAT. S1 thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.
![]() |
Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (201kB) |
![]() |
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (848kB) |
![]() |
Text (BAB AKHIR)
BAB AKHIR.pdf - Published Version Download (428kB) |
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAPUS.pdf - Published Version Download (348kB) |
![]() |
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Dalam proses perkawinan sering ditemui berbagai masalah, baik sebelum, ketika dan sesudah dilangsungkannya perkawinan. Masalah itu adakalanya datang dari pasangan, keluarga dan juga masyarakat. Sebelum terjadinya perkawinan seorang laki-laki telah membawa kabur seorang perempuan dari rumahnya dengan tujuan untuk melangsungkan perkawinan sehingga terjadilah praktik kawin lari. Kawin lari merupakan suatu tindakan yang tidak wajar, karena jika dilihat dari sudut pandang Undang-Undang Perkawinan maka perkawinan ini jauh dari prosedur yang ditentukan, Dan tidak terlepas dari akibat negatif baik bagi pasangan, keluarga bahkan masyarakat secara umum. Kawin lari juga merupakan satu dari sekian bentuk penyimpangan terhadap norma perkawinan dan hukum adat dan disebut juga sebagai pembangkangan terhadap orangtua sebagai wali. Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini yaitu: (1) Apa faktor penyebab dan bagaimana proses terjadinya perkawinan lari di Nagari Koto Rajo Kabupaten Pasaman Sumatera Barat (2) Bagaimana penyelesaian terhadap kasus kawin lari di Nagari Koto Rajo Kabupaten Pasaman Sumatera Barat (3) Apa sanksi yang diberikan terhadap pelaku yang melakukan kawin lari di Nagari Koto Rajo Kabupaten Pasaman Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis empiris, dengan melakukan pendekatan penelitian lapangan. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian, pada sampel pertama kawin lari terjadi karena mempelai wanita tidak mendapatkan restu dari kedua orangtuanya dan mempelai laki-laki mendapatkan penolakan dari orangtua si perempuan untuk menikahi putrinya. Pada sampel kedua kawin lari terjadi karena tidak mendapatkan restu dari kedua orangtua maupun dari kedua belah pihak keluarga, karena adanya perbedaan status dan terdapat perbedaan usia yang jauh diantara kedua pasangan tersebut, calon suami atau calon istri merupakan orang yang tidak disukai oleh masing-masing kedua orangtua ataupun keluarga, maka jalan yang mereka tempuh untuk merealisasikan keinginannya untuk hidup bersama adalah dengan cara kawin lari. Untuk penyelesaian terhadap kasus kawin lari ini maka dilakukan secara kekeluargaan dengan itikad baik untuk musyawarah dan mufakat kemudian meminta maaf kepada datuak ninik mamak dan seluruh masyarakat serta melaksanakan sanksi adat yang diharuskan membayar denda adat berupa uang yang telah di tentukan oleh masyarakat adat yang ada di nagari tersebut.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Prof. Dr. Zefrizal Nurdin, S.H., M.H., |
Uncontrolled Keywords: | Perkawinan, Kawin Lari dan Akibat Hukum |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum |
Depositing User: | S1 Ilmu Hukum |
Date Deposited: | 20 Jun 2025 02:37 |
Last Modified: | 20 Jun 2025 02:37 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/499427 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |