ISOLASI JAMUR DARI SPON LAUT Dactylospongia sp., KULTIVASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA

Shuci, Permata Hati (2019) ISOLASI JAMUR DARI SPON LAUT Dactylospongia sp., KULTIVASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (222kB) | Preview
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I. PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (234kB)
[img] Text (Bab V Penutup)
BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (208kB)
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (366kB) | Preview
[img] Text (Full Skripsi)
Full Skripsi Isolasi Jamur dari Spon Laut Dactylospongia sp., Kultivasi dan Uji Aktivitas Antimik.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, metabolit sekunder dari jamur yang berasal dari laut telah mendapatkan perhatian yang besar yang memberikan efek biologis dan farmakologis yang menjanjikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antimikroba dari jamur simbiotik spons laut Dactylospongia sp. yang dikoleksi dari pulau Mandeh, Sumatra Barat, Indonesia. Sebanyak 9 jamur simbiotik telah diisolasi dari spons ini menggunakan media sabouraund dextrose agar (SDA) sebagai media pertumbuhan. Sembilan jamur simbiotik tersebut dikultivasi menggunakan media beras pada suhu 25-27 ° C selama 3-4 minggu dan diekstraksi menggunakan pelarut etil asetat. Ekstrak etil asetat kemudian diuji aktivitas antimikroba terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Candida albicans dengan menggunakan metode difusi agar. Hasil skrining aktivitas antimikroba menunjukkan bahwa 4 dari 9 isolat jamur yaitu Dc 03, Dc 04, Dc 05 dan Dc 08 merupakan ekstrak yang paling aktif terhadap E. coli dan S. aureus dengan diameter zona hambat 10-20 mm. Ekstrak etil asetat dari jamur yang menunjukkan hasil menarik dalam skrining aktivitas antimikroba mengandung metabolit sekunder yaitu flavonoid, terpenoid dan steroid. Jamur terpilih ini diidentifikasi secara molekuler sebagai Cladosporium halotolerans; Penicillium citrinum; Aspergillus versicolor dan Aspergillus sydowii. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa jamur-jamur tersebut dapat menjadi sumber senyawa antimikroba. Namun, diperlukan penelitian lanjutan untuk melakukan isolasi senyawa antimikroba yang potensial dari isolat jamur simbion dari masing-masing jamur. Kata kunci: Aktivitas Antimikroba, Dactylospongia sp., Cladosporium halotolerans, Penicillium citrinum, Aspergillus versicolor, Aspergillus sydowii

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Dr. rer. nat. Hj. Dian Handayani, Apt
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Farmasi
Depositing User: s1 Fakultas Farmasi
Date Deposited: 23 May 2019 10:01
Last Modified: 14 Aug 2023 04:11
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/45371

Actions (login required)

View Item View Item