PENGARUH PEMBERIAN MESENCHYMAL STEM CELL WHARTON’S JELLY TERHADAP KADAR MATRIX METALLOPROTEINASE-1, A DISINTEGRIN-LIKE AND METALLOPROTEINASE WITH THROMBOSPONDIN MOTIF-4, INDUCIBLE NITRIC OXIDE SYNTHASE DAN INTERLEUKIN-4 PADA OSTEOARTRITIS

Endrinaldi, Endrinaldi (2019) PENGARUH PEMBERIAN MESENCHYMAL STEM CELL WHARTON’S JELLY TERHADAP KADAR MATRIX METALLOPROTEINASE-1, A DISINTEGRIN-LIKE AND METALLOPROTEINASE WITH THROMBOSPONDIN MOTIF-4, INDUCIBLE NITRIC OXIDE SYNTHASE DAN INTERLEUKIN-4 PADA OSTEOARTRITIS. Doctoral thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (482kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (563kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 7)
BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (327kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (606kB) | Preview
[img] Text
DISERTASI FULL WATERMARK (PDF).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Pengaruh Pemberian Mesenchymal Stem Cell Wharton’s Jelly Terhadap Kadar Matrix Metalloproteinase-1, A Disintegrin-Like And Metalloproteinase With Thrombospondin Motif-4, Inducible Nitric Oxide Synthase Dan Interleukin-4 Pada Osteoartritis Penelitian Eksperimental Pada Rattus Novergicus Endrinaldi Osteoarthritis (OA) secara umum dianggap sebagai penyakit sendi degeneratif yang disebabkan oleh perubahan biomekanik dan proses penuaan. Penelitian telah mengungkapkan peran proses inflamasi dalam patogenesis OA. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh Mesenchymal Stem Cell Wharton’s Jelly terhadap bioactive marker osteoartritis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain Posttest-Only Control Group Design. Sampel terdiri dari 18 ekor tikus OA sebagai kelompok kontrol dan 18 ekor tikus OA yang diterapi dengan MSC-WJ sebagai kelompok perlakuan. Induksi OA dilakukan dengan injeksi monosodium iodoacetate (MIA) ke intra-artikular lutut kanan. Pemberian MSC-WJ dilakukan pada minggu ke tiga setelah induksi MIA. Kadar MMP-1, ADAMTS-4, iNOS dan IL-4 serum tikus diukur dengan metoda ELISA. Uji statistik yang digunakan adalah uji t independen. Nilai p < 0,05 dikatakan bermakna secara statistik. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kadar MMP-1 serum lebih tinggi pada kelompok yang diterapi MSC-WJ dibandingkan kelompok kontrol (3.96 ± 0.81 ng/ml versus 2.63 ± 0.55 ng/ml, p < 0,05). Kadar ADAMTS-4 serum lebih rendah pada kelompok yang diterapi MSC-WJ dibandingkan kelompok kontrol (43,89 ± 7,50 ng/ml versus 47,63 ± 5,32 ng/ml, p > 0,05). Kadar iNOS serum lebih tinggi pada kelompok yang diterapi MSC-WJ dibandingkan kelompok kontrol (28,37 ± 4,23 ng/ml versus 26,21 ± 2,79 ng/ml, p > 0,05). Kadar IL-4 serum lebih tinggi pada kelompok yang diterapi MSC-WJ dibandingkan kelompok kontrol (47,95 ± 4,88 ng/L versus 43,90 ± 4,99 ng/L, p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kadar MMP-1 dan IL-4 serum tikus OA lutut yang diterapi dengan MSC-WJ dan yang tidak diterapi. Tidak terdapat perbedaan antara kadar ADAMTS-4 dan iNOS serum tikus OA lutut yang diterapi dengan MSC-WJ dan yang tidak diterapi. Kata Kunci : Osteoartritis, Masenchymal Stem Cell Wharton’s Jelly, MMP-1, ADAMTS-4, iNOS dan IL-4

Item Type: Thesis (Doctoral)
Primary Supervisor: Prof. Dr. dr. Eryati Darwin, PA (K)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Pascasarjana (Disertasi)
Depositing User: s3 Biomedik kedokteran
Date Deposited: 15 May 2019 11:57
Last Modified: 15 May 2019 11:57
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/44557

Actions (login required)

View Item View Item