ANALISIS KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA INVOLUNTARY RESETTLEMENT KOTO PANJANG

FERY, ANDRIANUS (2017) ANALISIS KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA INVOLUNTARY RESETTLEMENT KOTO PANJANG. Doctoral thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
abstrak.pdf - Published Version

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Pendahuluan)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Penutup)
BAB 6.pdf - Published Version

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA FINAL.pdf - Published Version

Download (190kB) | Preview
[img] Text (Disertasi Fulltext)
disertasi full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pembangunan bendungan oleh pemerintah menyebabkan penduduk harus pindah secara paksa ke lokasi baru. Pemerintah memiliki kewajiban untuk menjamin keberlangsungan kehidupan mereka, yaitu dengan melakukan pemukiman kembali (involuntary resettlement). Penelitian ini mencoba menjawab 3 tujuan penelitian: mengkaji kondisi kesejahteraan rumah tangga involuntary resettlement yang dipindahkan saat ini, mengkaji partisipasi rumah tangga pada waktu pemindahan, mengkaji pengaruh partisipasi rumah tangga dan kompensasi terhadap kesejahteraan rumah tangga. Untuk menjawab ketiga tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan tiga alat analisis yaitu: indikator kesejahteraan, model partisipasi Arnstein dan Structural Equation Model (SEM). Penelitian di lakukan pada 9 desa, 1 kelurahan dan 2 nagari lokasi pemukiman kembali rumah tangga yang dipindahkan. Lokasi penelitian terletak di daerah Koto Panjang, yaitu perbatasan Kabupaten Kampar Provinsi Riau dan Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 360 rumah tangga. Sampel diambil secara acak dari 30 kepala keluarga dari masing-masing desa dan nagari. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, secara umum rumah tangga yang dipindahkan sudah sejahtera. Hasil analisis dengan menggunakan 2 indikator yaitu indikator objektif dan subjektif. Hasil analisis dengan indikator objektif menunjukkan bahwa secara umum pendapatan rumah tangga sudah melebihi Upah Minimum Provinsi. Hasil analisis dengan indikator subjektif memperlihatkan bahwa kesejahteraan rumah juga ditentukan oleh indikator diluar pendapatan yaitu keharmonisan, hubungan sosial, kondisi keamanan, dan keadaan lingkungan. Kedua, partisipasi masyarakat pada proses pemindahan belum terlaksana sebagaimana mestinya. Hasil analisis dengan model Arstein menunjukkan bahwa partisipasi rumah tangga baru pada level tokenism. Ketiga, hasil analisis menggunakan model Structural Equation Model menunjukkan hanya variabel kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteran masyarakat sedangkan variabel partisipasi rumah tangga tidak berpengaruh. Penelitian ini merekomendasikan: pertama, pemerintah sebaiknya menjadikan kompensasi dalam bentuk lahan pertanian untuk menjamin kesejahteraan rumah tangga. Kedua, memberdayakan rumah tangga yang sudah memiliki lahan untuk dapat meningkatkan kualitas produksi dengan program khusus pemerintah untuk petani. Ketiga, perlu model dan alat analisis baru untuk peneliti selanjutnya dalam mengkaji partisipasi rumah tangga, karena dalam penelitian ini, dengan model yang ada partisipasi tidak terbukti mempengaruhi kesejahteraan. Kata kunci: Involuntary Resettlement, Kesejahteraan, Partisipasi, Kompensasi.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Syafruddin Karimi, SE, MA
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Pascasarjana (Disertasi)
Depositing User: S3 Ilmu-Ilmu Pertanian
Date Deposited: 16 Aug 2018 09:58
Last Modified: 16 Aug 2018 09:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/37713

Actions (login required)

View Item View Item