Praktik Sosial Pisah Ranjang Dalam Keluarga (Studi Terhadap 5 Isteri di Kota Batam)

Nining, Putri Handayani (2018) Praktik Sosial Pisah Ranjang Dalam Keluarga (Studi Terhadap 5 Isteri di Kota Batam). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (318kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I (PENDAHULUAN).pdf - Published Version

Download (480kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB AKHIR KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB AKHIR (KESIMPULAN DAN SARAN).pdf - Published Version

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (352kB) | Preview
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT NINING PUTRI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya praktik pisah ranjang sebagai salah satu bentuk keluarga di Kota Batam dimana didalam keluarga aktor bebas melakukan aktivitas sosial tertentu yang diproduksi aktivitasnya sendiri dan bebas untuk menjalankan lembaganya sesuai dengan pola yang telah disepakati bersama walaupun tetap ada norma-norma atau nilai-nilai yang mengikat didalamnya. Tujuan penelitian ini adalalah 1) Mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya praktik pisah ranjang pada keluarga, khususnya di Kota Batam. 2) Mengidentifikasi aspek struktur yang mendukung (enabling) terhadap praktik sosial pisah ranjang. 3) Mengidentifikasi aspek struktur yang mengekang (constsraining) terhadap praktik sosial pisah ranjang. Untuk memahami permasalahan ini, peneliti menggunakan teori strukturasi yang dikemukakan oleh Anthony Giddens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, teknik self disclosure. Faktor-faktor penyebab pisah ranjang dari hasil temuan peneliti dilapangan adalah karena seringnya terjadi kesalah pahaman dalam rumah tangga, perselingkuhan, poligami dan istri yang terjerat godaan narkoba. Struktur yang enabling dan constraining terhadap praktik pisah ranjang ditemukan ada lima struktur yang enabling terhadap praktik perempuan menikah kembali yaitu: 1). Izin agama 2). Rendahnya proteksi dari keluarga luas 3). Masyarakat yang permisif 4). Tingginya individualitas keluarga besar dan masyarakat 5). Tuntutan profesi. Sedangkan struktur yang constraining terhadap praktik perempuan menikah kembali yaitu: 1). Konsep keluarga ideal 2). Menjaga aib keluarga inti dari orang luar 3). Stigma mengenai perpisahan atau perceraian. Kata Kunci : Praktik Sosial, Pisah Ranjang, Keluarga, Strukturasi

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr.Jendrius, M.Si
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: s1 sosiologi sosiologi
Date Deposited: 26 Jul 2018 10:12
Last Modified: 26 Jul 2018 10:12
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/36448

Actions (login required)

View Item View Item