ETNIS TIONGHOA DI BUKITTINGGI

RHAHIMA, KHAIDIR (2014) ETNIS TIONGHOA DI BUKITTINGGI. Diploma thesis, UPT. Perpustakaan Unand.

[img] Text
604.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (497kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Etnis Tionghoa di Bukittinggi”.Penelitian ini menjelaskan kehidupan social ekonomi etnis Tionghoa dalam Persfektif Historis. Etnis Tionghoa di Bukittinggi salah satu etnis minoritas dan bermukim di suatu tempat yang dikenal dengan sebutan Kampung Cina. Umumnya etnis Tionghoa di Bukittinggi bekerja sebagai pedagang. Cara berdagang etnis Tionghoa biar sedikit untung tetapi dagangannya terjual habis. Mereka pekerja keras dan jujur dalam berdagang dan dalam berdagang mereka memakai azas kekeluargaan (kongsi), ini yang menjadikan persaudaraan antar etnis Tionghoa sangat dekat. Permasalahan yang dihadapi etnis Tionghoa dikaji dalam pendekatan social ekonomi. Perubahan social ekonomi etnis Tionghoa di Bukittinggi mulai berkurangnya penduduk etnis Tionghoa. Mereka memilih untuk merantau keluar daerah dan menetap disana. Metode penelitian sejarah terdiri dari empat tahap yaitu pengumpulan data (heuristik). Kritik yang dibagi atas kritik intern dan ekstern. Interpretasi yaitu menetapkan makna dan saling keterkaitan hubungan dari fakta yang telah diperoleh. Historiografi yaitu bentuk penyampaian berupa penulisan kembali. Penelitian ini menggunakan sumber primer (arsip dan wawancara dengan orang terkait) dan sumber sekunder (buku, makalah, skripsi, laporan penelitian). Temuan penelitian yang didapat adalah keadaan social ekonomi etnis Tionghoa di Bukittinggi jauh berbeda dengan etnis Tionghoa yang ada di kota lain yang ada di Sumatera Barat terutama kota Padang. Etnis Tionghoa Kota Padang lebih banyak disbanding etnis Tionghoa lain seperti di Solok, Padangpanjang, Sawahlunto, dan Payakumbuh. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa etnis Tionghoa dating kepedalaman kota Bukittinggi dan menetap pada awal abad ke-19, dan pada awal abad ke-20 merupakan puncak terjadinya migrasi besar- besaran etnis Tionghoa ke Indonesia dan menyebar keseluruh daerah yang ada di Indonesia khususnya kota Bukittinggi. Etnis Tionghoa bekerja sebagai pedagang dan mereka mempunyai kiatkiat dalam berdagang dan itu sangat mereka percaya, merupakan ajaran dari nenek moyang di negeri Tiongkok. Mereka orang yang suka bekerja keras, jujur, biar merugi asal mendapatkan konsemen tetap, dan yang paling utama etnis Tionghoa berdagang memakai azas kekeluargaan (kongsi). Persaudaraan mereka sangat kuat dan saling membantu apabila salah satu keluarga mereka ada yang gagal dalam berdagang. Karena tidak semua etnis Tionghoa di Bukittinggi berhasil dalam berdagang

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Depositing User: Ms Azizah Yasefia
Date Deposited: 02 Mar 2016 02:26
Last Modified: 02 Mar 2016 02:26
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/2688

Actions (login required)

View Item View Item