UJI TOKSISITAS SUB AKUT FRAKSI BUTANOL TUMBUHAN TALI PUTRI (Cassytha filiformis L) TERHADAP FUNGSI HATI MENCIT PUTIH JANTAN

RATIH, PUSPA DEWI PUTRI (2017) UJI TOKSISITAS SUB AKUT FRAKSI BUTANOL TUMBUHAN TALI PUTRI (Cassytha filiformis L) TERHADAP FUNGSI HATI MENCIT PUTIH JANTAN. Diploma thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img]
Preview
Text (Cover + Abstrak)
COVER + ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (324kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Kesimpulan dan Saran)
KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (755kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Fulltext)
SKRIPSI FULLTEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Pengujian efek toksik fraksi butanol tumbuhan tali putri (Cassytha filiformis L.) terhadap fungsi hati mencit putih jantan telah dilakukan. Sebanyak 39 ekor mencit putih jantan yang digunakan sebagai hewan uji yang dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok 1 yaitu kelompok kontrol dan kelompok 2, 3, dan 4 yaitu kelompok yang diberi fraksi butanol secara oral pada dosis 2,5; 5; dan 10 mg/kg sekali sehari selama 7 hari. Setelah itu, ditentukan aktivitas Alanin Transaminase (ALT) dan Alkalin Fosfatse (ALP) pada hari ke-8, 9, 12, dan 15. Pada akhir penelitian ditentukan rasio berat organ hati. Data ditampilkan dalam bentuk persentase rata-rata ± SE yang dianalisis dengan ANOVA Satu Arah dan Dua Arah (signifikansi diambil pada P<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian fraksi butanol terhadap aktivitas ALT dan ALP dan rasio berat organ hati setelah pemberian fraksi (P>0,1). Setelah pengentian pemberian fraksi, aktivitas ALT menurun secara bermakna terutama pada mencit ang diberi fraksi butanol pada dosis 5 mg/Kg (P<0,05), tetapi tidak oleh waktu dan interaksi antara dosis dan waktu pengamatan setelah pemberian fraksi dihentikan (P>0,1). Sebaliknya, aktivitas ALP dan rasio berat organ hati tidak dipengaruhi secara bermakna oleh dosis, waktu dan interaksi antara dosis dan waktu pengamatan setelah pemberian fraksi dihentikan (P>0,1). Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi butanol Cassytha filiformis L. bersifat relatif tidak toksik terhadap hati bila digunakan selama 7 hari. Walaupun, ada sedikit efek toksik, tetapi dapat hilang bila penggunaannya dihentikan. Kata kunci: Cassytha filiformis L; tali putri; uji toksisitas; fungsi hati; ALT & ALP

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Hj. Armenia, MS., Apt, Ph.D
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Farmasi
Depositing User: s1 Fakultas Farmasi
Date Deposited: 04 Aug 2017 12:19
Last Modified: 04 Aug 2017 12:19
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/26871

Actions (login required)

View Item View Item