ANALISIS RISIKO KESEHATAN AKIBAT PAJANAN TIMBAL (Pb) TERHADAP OPERATOR STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) KOTA PADANG TAHUN 2017

Siska, Siska (2017) ANALISIS RISIKO KESEHATAN AKIBAT PAJANAN TIMBAL (Pb) TERHADAP OPERATOR STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) KOTA PADANG TAHUN 2017. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 6 Penutup)
BAB 6 Penutup.pdf - Published Version

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (40kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ANDALAS Skripsi, 20 April 2017 SISKA, No. BP : 1311211007 ANALISIS RISIKO KESEHATAN AKIBAT PAJANAN TIMBAL (Pb) TERHADAP OPERATOR STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) KOTA PADANG TAHUN 2017 xii + 68 halaman, 10 tabel, 3 gambar, 9 lampiran ABSTRAK Tujuan Penelitian Operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) merupakan kelompok pekerja yang memiliki tingkat risiko terpapar dengan bahan kimia yang berbahaya, khususnya timbal yang berasal dari emisi gas buang kendaraan bermotor yang sedang menunggu antrian pengisian bahan bakar ataupun sampai kendaraan meninggalkan SPBU setelah pengisian premium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko kesehatan yang muncul akibat pajanan timbal terhadap operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Padang. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dalam bentuk analitik dengan metode Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL), yang bertujuan untuk mengenal, menilai dan memprediksi kondisi dan karakteristik lingkungan yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan akibat adanya pajanan zat yang berbahaya. Populasi penelitian ini adalah seluruh operator di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jati dan Bypass. Sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 40 orang. Pengukuran konsentrasi Pb sebanyak 2 titik di lokasi penelitian dengan menggunakan alat High Volume Air Sampler. Analis data secara univariat dan ARKL. Hasil Konsentrasi Pb yang paling tinggi terdapat di SPBU Jati yaitu 35,42 µg/m3, dengan nilai intake lifetime sebesar 0,0033 mg/kg/hari. Sementara itu, nilai intake realtime yang didapatkan sebesar 0,0044 mg/kg/hari dengan durasi pajanan 4 tahun. Hasil RQ lifetime di SPBU Jati adalah sebesar 6,7. Kesimpulan Hasil penelitian berdasarkan nilai intake lifetime pajanan Pb menunjukkan bahwa operator SPBU Jati memiliki risiko kesehatan pada 30 tahun mendatang. Disarankan kepada SPBU untuk segera melakukan pengendalian risiko untuk meminimalkan risiko kesehatan yang terjadi pada operator SPBU. Daftar Pustaka : 35 (1996-2016) Kata Kunci : Analisis Risiko, Pb,Operator SPBU

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr.Aria Gusti, SKM, M.Kes
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RB Pathology
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat
Depositing User: s1 kesehatan masyarakat
Date Deposited: 25 Apr 2017 07:04
Last Modified: 25 Apr 2017 07:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/24894

Actions (login required)

View Item View Item