BOBOT KARKAS DAN KOMPONEN NON KARKAS (KEPALA, KULIT, KAKI) PADA JENIS SAPI SIMMENTAL DAN PERANAKAN ONGOLE (PO) YANG DIPOTONG DI TEMPAT PEMOTONGAN HEWAN BANDAR BUAT KOTA PADANG

PRAMONO, IRSAN (2013) BOBOT KARKAS DAN KOMPONEN NON KARKAS (KEPALA, KULIT, KAKI) PADA JENIS SAPI SIMMENTAL DAN PERANAKAN ONGOLE (PO) YANG DIPOTONG DI TEMPAT PEMOTONGAN HEWAN BANDAR BUAT KOTA PADANG. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text
144.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (329kB)

Abstract

Latar Belakang Konsumsi daging sapi di Indonesia terus mengalami peningkatan yang belum diimbangi dengan penambahan produksi daging sapi yang memadai. Berdasarkan Badan Pusat Statistik Peternakan (2009), total konsumsi daging nasional pada tahun 2009 sebesar 2.169,7 ribu ton yang sebagian besar konsumsi daging dipenuhi dari daging unggas sebesar 60% atau 1.301,8 ribu ton, berbanding dengan daging sapi yang baru menyumbang sekitar 20% atau 433,9 ribu ton. Sementara itu produksi daging sapi di Indonesia pada tahun yang sama yaitu 404,5 ribu ton, masih lebih kecil dari kebutuhan konsumsi. Pemenuhan kebutuhan konsumsi daging sapi terus meningkat dikarenakan produksi daging sapi lokal tidak mencukupi permintaan tersebut. Akibat tingginya permintaan daging, maka intensitas pemotongan juga akan meningkat. Oleh karena itu keberadaan Tempat Potong Hewan (TPH) sangat diperlukan untuk mengatasi hal tersebut. Karkas merupakan produk utama yang dihasilkan setelah ternak disembelih. Kualitas dan kuantitas karkas yang dihasilkan dari seekor ternak selain ditentukan oleh faktor on farm seperti : penggunaan bibit ternak dan teknologi pakan, juga dipengaruhi oleh factor off farm terutama penanganan ternak pascapanen. Penanganan ternak pasca panen antara lain meliputi transportasi, penyediaan pakan dan minum selama transportasi dan sebelum pemotongan ternak, pengistirahatan ternak dan penanganan ternak sebelum pemotongan. Penanganan ternak pasca panen yang tidak baik merupakan faktor penyebab stress yang potensial bagi ternak yang 3 pada akhirnya dapat menurunkan kualitas dan kuantitas karkas yang dihasilkan (Priyanto dan Hafid, 2005; Hafid, 2004). Syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam penyembelihan ternak adalah ternak harus sehat, ternak yang sudah tidak produktif lagi dan ternak yang disembelih dalam keadaan darurat. Selain itu, ternak harus tidak dalam keadaan lelah atau habis dipekerjakan sehingga harus diistirahatkan. Tujuan ternak diistirahatkan sebelum disembelih adalah agar ternak tidak mengalami stress, agar pada saat disembelih darah dapat keluar secepat mungkin. Selain itu agar cukup tersedia energi, sehingga proses kekakuan karkas (rigormortis) berlangsung secara sempurna (Hafid 2006). Karkas merupakan produk pemotongan ternak yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, karena dari karkas tersebut diperoleh daging yang merupakan bahan pangan berkualitas dan harganya mahal. Bagian non karkas (offals) terdiri dari bagian yang layak dimakan dan tidak layak dimakan. Di Indonesia, bagian non karkas yang layak dimakan seperti darah, kulit, kepala, ekor dan viscera (hati, jantung, paru-paru dan saluran pencernaan) juga bernilai ekonomi tinggi, karena merupakan bahan pangan yang disukai masyarakat. Beberapa komponen non karkas yang tidak layak dimakan tetapi diolah dengan teknologi tinggi dapat memberikan keuntungan financial yang besar (Soeparno, 2005). Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi karkas dan non karkas antara lain bangsa, bobot potong, umur, pakan dan jenis kelamin. Menurut Goodwin (1977), proporsi hasil pemotongan sapi dapat dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu karkas (58%), non karkas yang dapat dimakan sebesar 13%, non karkas yang tidak dapat dimakan mempunyai proporsi 13%, isi saluran pencernaan dan darah 14%, 4 sedangkan lain-lain 2%. Komponen non karkas yang dapat dimakan meliputi hati, jantung, paru-paru dan saluran pencernaan, sedangkan komponen non karkas yang tidak dapat dimakan yaitu tulang kepala, kuku, kulit, tanduk dan isi saluran pencernaan. Berdasarkan uraian diatas maka penulis melakukan penlitian dengan judul “ Bobot Karkas Dan Komponen Non Karkas (Kepala, Kulit, Kaki) Pada Jenis Sapi Simmental Dan Peranakan Ongole (PO) Yang Dipotong Di Tempat Pemotongan Hewan Bandar Buat Kota Padang”.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan
Depositing User: Ms Ikmal Fitriyani Alfiah
Date Deposited: 26 Feb 2016 04:38
Last Modified: 26 Feb 2016 04:38
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/2087

Actions (login required)

View Item View Item