ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROSES PRODUKSI VULKANISIR BAN DI PT. GUNUNG PULOSARI

CHAIRUL, AMRI (2015) ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROSES PRODUKSI VULKANISIR BAN DI PT. GUNUNG PULOSARI. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text
401.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Angka kecelakaan kerja di Indonesia masih cukup tinggi. Perusahaanperusahaan di indonesia harus memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam melakukan aktifitas. Hal ini sesuai dengan peraturan pemerintah mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang mengharuskan perusahaan untuk memperhatikan keselamatan dan kesehatan pekerja. Kecelakaan kerja merupakan salah satu bentuk risiko yang diterima perusahaan dalam melakukan aktifitas. Risiko tersebut dapat menyebabkan kerugian bagi perusahaan maupun karyawan. Oleh sebab itu perusahaan perlu melakukan pengelolaan risiko kecelakaan kerja baik berupa tindakan pencegahan maupun antisipasi terhadap risiko kecelakaan kerja tersebut. PT Gunung Pulosari merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang vulkanisir ban. Banyak terdapat sumbersumber bahaya yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan kerja selama melakukan produksi vulkanisir ban. Berdasarkan wawancara dan diskusi dengan operator, sering terjadi kecelakaan kerja selama melakukan proses produksi vulkanisir ban. Penerapan manajemen risiko diharapkan dapat membantu perusahaan PT Gunung Pulosari dalam mengidentifikasi risiko-risiko kerja sehingga perusahaan mampu merancang strategi perbaikan maupun tindakan pencegahan untuk mengelola risiko keselamatan dan kesehatan kerja selama melakukan proses produksi. Analisis manajemen risiko pada penelitian ini menggunakan framework ISO 31000 karena merupakan kerangka kerja terbaru yang dinilai sudah sesuai dengan keadaan sekarang ini. Langkah-langkah kerja yang dilakukan sesuai dengan framework ISO 31000 mulai dari penetapan konteks, penilaian risiko dan tahapan perlakuan risiko. Berdasarkan penetapan konteks yang telah dilakukan, penerapan manajemen risiko dilakukan pada risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) selama melakukan proses produksi ban vulkanisir. Penilaian risiko dilakukan dengan cara mengamati proses produksi serta melakukan diskusi kepada setiap operator. Hasil identifikasi risiko menemukan terdapat 30 risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang berpotensi terjadi selama melakukan proses produksi. Analisis risiko dengan menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dilakukan dengan cara pengisiaan kuesioner penilaian risiko oleh 3 orang pakar yang sudah dipilih untuk mengetahui nilai tingkat risiko (TR) dan Risk Priority Number (RPN) masing-masing risiko. Hasil penilaian risiko berdasarkan tingkatan risiko menyimpulkan bahwa terdapat 2 risiko yang termasuk kategori high yaitu risiko operator terluka akibat mesin gerinda dan risiko mata operator terkena abu ban yang masuk. Nilai TR dan RPN untuk risiko operator terluka akibat mesin gerinda adalah 13,92 dan 31,88 sedangkan nilai TR dan RPN untuk risiko mata operator terkena abu ban yang masuk adalah 10,90 dan 24,96. Kedua risiko tersebut diidentifikasi sumber penyebab terjadinya sehingga dapat dirancang tindakan mitigasi untuk mencegah maupun mengatasi risiko-risiko tersebut. Tindakan Mitigasi dirancang untuk mengurangi dampak risiko yang ditimbulkan terhadap perusahaan PT Gunung Pulosari. Kata Kunci : Risiko, Manajemen Risiko, FMEA, Tingkat Risiko, RPN, Tindakan Mitigasi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Industri
Depositing User: Mr Muqtadirurrijal Muqta
Date Deposited: 26 Feb 2016 03:00
Last Modified: 26 Feb 2016 03:00
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/1966

Actions (login required)

View Item View Item