PERBEDAAN PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI PADA PRA LANSIA AKIBAT PEMBERIAN SEDUHAN SELEDRI ( Apium Graveolens. L) DAN JUS MENTIMUN ( Cucumis Sativus ) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO PADANG

AULIA, FIQRI (2013) PERBEDAAN PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI PADA PRA LANSIA AKIBAT PEMBERIAN SEDUHAN SELEDRI ( Apium Graveolens. L) DAN JUS MENTIMUN ( Cucumis Sativus ) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO PADANG. Diploma thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img] Text (SKRIPSI FULLTEXT)
CRV0028.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (602kB)

Abstract

Pada prinsipnya ada dua macam terapi yang bisa mengobati hipertensi. Yaitu terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Terapi nonfarmakologi (herbal) yang dapat menurunkan tekanan darah diantaranya adalah seledri dan mentimun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penurunan tekanan darah sistol dan diastol penderita hipertensi pada pralansia akibat pemberian seduhan seledri dengan jus mentimun diwilayah kerja Puskesmas Nanggalo padang. Penelitian ini dimulai dari Februari-Desember 2013, menggunakan desain quasi eksperimental dengan rancangan pretest-posttest control group design dengan sampel sebanyak 24 orang terbagi dalam 2 kelompok yang diperoleh melalui sampling purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan alat ukur spighnomanometer jarum, stetoskop dan dicatat pada lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah setelah pemberian seduhan seledri rata-rata penurunan sistolik 33,33 mmHg, dan diastolik 18,33 mmHg dengan nilai p=0,000 (p<0,05) dan jus mentimun penurunan rata-rata sistolik 23,33 mmHg dan diastolik 11,667 mmHg dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Setelah dibandingkan seledri sedikit lebih bagus dari mentimun dengan rata-rata penurunan sistol selisih 10 mmHg dan diastol selisih rata-rata 6,667 mmHg namun tidak terdapat perbedaan bermakna penurunan tekanan darah Rata-rata sistolik pada kelompok seledri dan mentimun adalah p = 0,179 mmHg (>0,05) dan diastoliknya p = 0,307 mmHg (p>0,05). Diantara kedua herbal tersebut seduhan seledri lebih baik dari pada jus mentimun sehingga bisa dijadikan alternatif untuk menurunkan hipertensi. Kata Kunci : Hipertensi, Seduhan seledri, Jus mentimun Daftar Pustaka : 75 (2007-2012)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan
Depositing User: Yth Vebi Dwi Putra
Date Deposited: 02 Aug 2016 10:03
Last Modified: 02 Aug 2016 10:03
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/13941

Actions (login required)

View Item View Item