Komunikasi Antarpribadi Ibu Tunggal dan Anak Remaja dalam Keluarga Pasca Bercerai (Studi Kasus Keluarga Pasca Bercerai di Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar)

Suci, Nuraisyah (2022) Komunikasi Antarpribadi Ibu Tunggal dan Anak Remaja dalam Keluarga Pasca Bercerai (Studi Kasus Keluarga Pasca Bercerai di Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (84kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (132kB)
[img] Text (Bab 5 Penutup)
Bab 5.pdf - Published Version

Download (68kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka .pdf - Published Version

Download (135kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Tugas Akhir full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

KOMUNIKASI ANTARPRIBADI IBU TUNGGAL DAN ANAK REMAJA DALAM KELUARGA PASCA BERCERAI ( STUDI KASUS KELUARGA PASCA BERCERAI DI KECAMATAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR) Kasus perceraian yang terjadi di masyarakat menjadi perhatian penting pada zaman sekarang. Setiap orang tua khususnya ibu tunggal dalam keluarga bercerai seharusnya menyadari bahwa pentingnya untuk menciptakan komunikasi yang baik dengan anak. Hal tersebut merupakan hal terpenting agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses komunikasi dan efektifitas komunikasi antapribadi antara ibu tunggal dan anak remaja dalam keluarga pasca bercerai. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Paradigma dalam penelitian ini adalah postpositivisme. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan informan ibu tunggal dan anak remaja. Hasil penelitian menunjukan bahwa dua dari lima keluarga melakukan komunikasi yang pasif, kaku dan tidak terbuka antara ibu tunggal dan anak remaja. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor yaitu orang tua yang sibuk bekerja, anak cenderung tertutup, anak yang takut memberikan beban kepada orang tua serta komunikasi yang kaku yang terjadi dalam keluarga. Selain itu, tiga keluarga yang lainnya menunjukan bahwa adanya keterbukaan dalam komunikasi antara ibu tunggal dan anak remaja. Pada penelitian ini ditemukan bahwa tidak adanya keterbukaan dan interaksi yang intens dalam keluarga pasca bercerai yang tidak harmonis, sehingga hal itu tidak sesuai dengan teori self disclosure, sedangkan dalam keluarga pasca bercerai yang harmonis adanya keterbukaan dan komunikasi berjalan dengan lancar dalam keluarga sesuai dengan teori self disclosure. Kata Kunci : Komunikasi Antarpribadi, Ibu Tunggal dan Anak Remaja, Self Disclosure.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Ernita Arif, M. Si
Uncontrolled Keywords: Komunikasi Antarpribadi, Ibu Tunggal dan Anak Remaja, Self Disclosure
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: s1 ilmu komunikasi
Date Deposited: 28 Dec 2022 04:18
Last Modified: 28 Dec 2022 04:18
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/119896

Actions (login required)

View Item View Item