Pengaruh Pemberian PGF2α Dari Sumber Berbeda (Capriglandin Dan Lutalyse) Terhadap Respons Estrus, Service Perconception, Conception Rate Dan Morfometrik Ovarium Pada Sapi Simmental Di BPTUHPT Padang Mengatas

Sari, Bahagia (2022) Pengaruh Pemberian PGF2α Dari Sumber Berbeda (Capriglandin Dan Lutalyse) Terhadap Respons Estrus, Service Perconception, Conception Rate Dan Morfometrik Ovarium Pada Sapi Simmental Di BPTUHPT Padang Mengatas. Masters thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
File 1 Tesis cover abstrak oke.pdf - Published Version

Download (318kB)
[img] Text (Pendahuluan)
File 2 tesis pendahuluan.pdf - Published Version

Download (301kB)
[img] Text (Penutup)
File 3 tesis penutup.pdf - Published Version

Download (113kB)
[img] Text (Daftar pustaka)
File 4 tesis daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (287kB)
[img] Text
File tesis 5 full.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian PGF2α (Capriglandin dan Lutalyse) terhadap respons estrus, service perconception, conception rate dan morfometrik ovarium. Penelitian ini menggunakan 24 ekor induk sapi Simmental yang tidak bunting di BPTUHPT Padang Mengatas, Sumatera Barat dengan kriteria siklus estrus normal dani tidak memiliki gangguan reproduksi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial 2 x 2 x 6, menggunakan dua faktor yaitu faktor preparat hormon prostaglandin (Capriglandin dan Lutalyse) dan faktor dosis (3 ml dan 5 ml) dengan 6 ulangan. Prostaglandin adalah hormon yang dapat bekerja dengan cara melisis korpus luteum sebagai tempat produksi hormon progesterone yang menghalangi munculnya estrus pada ternak. Faktor A adalah preparat hormon prostaglandin yang berbeda (Capriglandin = A1 dan Lutalyse = A2) dan faktor B adalah jumlah dosis (3 ml = B1 dan 5 ml = B2) masing-masing perlakuan 6 ulangan, perlakuan A1B1 = Capriglandin 3 ml; A1B2 = Capriglandin 5 ml; A2B1 = Lutalyse 3 ml; dan A2B2 = Lutalyse 5 ml. Pemberian prostaglandin dengan penyuntikan single dosis secara intra muskuler. Jika ada perbedaan dilakukan uji lanjut DMRT. Parameter yang diukur kecepatan munculnya estrus, lama estrus, intensitas estrus, service perconception, conception rate, dan ukuran diameter ovarium, folikel, dan corpus luteum. Hasil analisis antara preparat hormone prostaglandin (Capriglandin dan lutalyse terhadap jumlah dosis (3 ml dan 5 ml) menunjukan hasil berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap lama estrus dan ovarium, hasil berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap conception rate dan folikel dan hasil tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kecepatan munculnya estrus, intensitas estrus, service perconception dan corpus luteum. Pemberian terbaik pada penelitian pada Capriglandin dosis 5 ml pada sapi Simmental berdasarkan faktor ekonomi. Kata Kunci: prostaglandin, respons estrus, service perconception, conception rate, morfometrik ovarium

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan
Depositing User: s2 ilmu ternak
Date Deposited: 02 Sep 2022 04:41
Last Modified: 02 Sep 2022 04:41
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/111708

Actions (login required)

View Item View Item