ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN FRAKTUR TIBIA POST ORIF DENGAN TERAPI MOBILISASI DINI UNTUK MENGURANGI NYERI DI RUANG TRAUMA CENTER RSUP DR. M. DJAMIL PADANG

Andry, Hutama Ihsan (2021) ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN FRAKTUR TIBIA POST ORIF DENGAN TERAPI MOBILISASI DINI UNTUK MENGURANGI NYERI DI RUANG TRAUMA CENTER RSUP DR. M. DJAMIL PADANG. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
cover + abstrak.pdf - Published Version

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I (Pendahuluan))
BAB I.pdf - Published Version

Download (304kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab Akhir (Penutup/Kesimpulan))
BAB V.pdf - Published Version

Download (178kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (284kB) | Preview
[img] Text (KIA Full Text)
Andry Hutama Ihsan - 1941312081.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Nyeri pada fraktur dapat timbul pada kondisi pre operasi dan post operasi. Untuk itu, perlu dilakukan manajemen nyeri agar dapat mempercepat proses menghilangkan nyeri. Salah satu teknik untuk mengurangi nyeri secara non farmakologis yaitu dengan mobilisasi dini berdasarkan Based Nursing (EBN).Mobilisasi diperlukan untuk meningkatkan kemandirian diri, kesehatan, memperlambat proses penyakit, dan untuk aktualisasi diri. Mobilisasi dini langsung dilakukan secara berkesinambungan mulai dari 6 jam setelah post operasi dengan latihan tungkai, latihan kaki, dan perubahan posisi (miring kiri dan kanan), 2 jam post operasi latihan duduk, 48 jam post operasi latihan turun dari tempat tidur dan berjalan.Tujuan dari laporan ini adalah untuk membahas asuhan keperawatan yang komprehensif pada pasien fraktur ekstremitas dengan penerapan EBN yaitu mobilisasi dini untuk mengurangi nyeri pada pasien fraktur. Pada pre operasi mobilisasi dini diberikan sebelum pemberian analgetik. Metode penelitian ini adalah studi kasus pelaksanaan asuhan keperawatan dan penerapan EBN. Diagnosa utama yang diangkat adalah nyeri akut. Setelah dilakukan terapi mobilisasi dini selama 3 hari, didapatkatkan hasil adanya penurunan skala nyeri. Disarankan agar perawat dapat menerapkan mobilisasi dini dalam mengursngi nyeri pada pasien fraktur.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Reni Prima Gusty, S.Kp. M.Kes
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Program S1 Keperawatan
Date Deposited: 21 Oct 2021 03:18
Last Modified: 21 Oct 2021 03:18
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/93076

Actions (login required)

View Item View Item