Hubungan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Berat Badan Lahir di Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar

gusmaladewi, rita (2026) Hubungan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Berat Badan Lahir di Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar. S2 thesis, universitas andalas.

[img] Text
01. Cover & Abstrak.pdf

Download (48kB)
[img] Text
02. Bab I.pdf

Download (161kB)
[img] Text
03. Bab VII.pdf

Download (34kB)
[img] Text
05. Tesis Full text.pdf

Download (16MB)
[img] Text
04. Daftar Pustaka.pdf

Download (170kB)

Abstract

Anemia merupakan penurunan kapasitas pembawa oksigen dalam darah yang disebabkan karena penurunan jumlah sel darah merah, rendahnya konsentrasi hemoglobin maupun kombinasi keduanya. Ibu hamil dikatakan anemia apabila kadar hemoglobin <11 gr/dL. Persentase ibu hamil anemia di Indonesia pada tahun 2023 sebanyak 27,7%. Kadar hemoglobin yang rendah pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin ibu hamil dengan berat badan lahir. Jenis penelitian ini bersifat analitik observasional dengan desain cohort retrospektif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis ibu hamil. Penelitian dilakukan pada bulan Januari- Februari 2026. Populasi penelitian adalah seluruh ibu melahirkan dan terdata dalam tabel master penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling sebanyak 80 orang. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji independent t-test (p<0,05). Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden tidak mengalami anemia pada kehamilan. Rata-rata berat badan lahir bayi pada ibu yang mengalami anemia adalah 3195,83 ± 417,24 gram, sedangkan pada ibu yang tidak mengalami anemia sebesar 3181,80 ± 440,68 gram. Hasil bivariat menunjukkan nilai p=0,889 (p>0,05), sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan rata- rata berat badan lahir bayi antara ibu yang anemia dengan tidak anemia. Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar hemoglobin ibu hamil dengan berat badan lahir. Berat badan lahir kemungkinan dipengaruhi oleh berbagai faktor lain di luar kadar hemoglobin ibu hamil. Oleh karena itu, pelayanan antenatal tetap perlu mempertahankan skrining anemia disertai pemantauan faktor-faktor maternal lainnya yang berpengaruh terhadap pertumbuhan janin.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof. dr. Nur Indrawaty Lipoeto, MSc, PhD, SpGK ;Dr. dr. Eka Nofita, M.Biomed
Uncontrolled Keywords: Ibu hamil, Anemia, Hemoglobin, Berat Badan Lahir.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > S2 Kebidanan
Depositing User: S2 Kebidanan kebidanan
Date Deposited: 29 Aug 2026 10:33
Last Modified: 29 Aug 2026 10:33
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535539

Actions (login required)

View Item View Item