Studi Penggunaan Pasir Sungai pada Campuran Lapis Tipis Beton Aspal Lalu Lintas Rendah (SKh.1.6.35)

Delasvi, Akbar Nugraha (2026) Studi Penggunaan Pasir Sungai pada Campuran Lapis Tipis Beton Aspal Lalu Lintas Rendah (SKh.1.6.35). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (390kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (174kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (148kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (147kB)
[img] Text (Kripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy

Abstract

Penggunaan acuan perancangan jalan yang tepat sangat krusial untuk mencegah kerusakan perkerasan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenedral Bina Marga telah menyetujui Spesifikasi Khusu Interim Lapis Tipis Beton Aspal Lalu Lintas Rendah (SKh.1.6.35) pada tahun 2024. Penggunaan pasir sungai dapat menjadi pilihan lain disaat kelangkaan agregat halus batu pecah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik Marshall dari campuran aspal Lapis Tipis Beton Aspal Lalu Lintas Rendah dengan menggunakan pasir sungai untuk campuran perkerasan, sebagai alternatif campuran yang tidak hanya menjaga kualitas aspal tetap bagus tetapi juga dapat memberikan hal positif terhadap pengembangan teknologi perkerasan jalan di Indonesia. Campuran tersebut diuji dan dilakukan pengujian Marshall untuk mendapatkan parameter-parameter seperti stabilitas, flow, rongga dalam agregat (VMA), rongga dalam campuran (VIM), dan rongga terisi aspal (VFB). Kadar aspal optimum juga ditentukan untuk keempat jenis campuran. Secara keseluruhan, diharapkan penggunaan pasir sungai pada campuran mampu mencapai atau meningkatkan karakteristik Marshall serta menjadi pilihan lain dalam pemakaian agregat halus. Sehingga apabila ini digunakan dalam perkerasan jalan akan menghasilkan kekuatan yang dapat memikul beban lalu lintas rendah sehingga perkerasan ini dapat dipakai sesuai kebutuhannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa campuran yang menggunakan bahan standar menghasilkan nilai stabilitas yang jauh di atas batas minimum 500 kg dan nilai parameter lainnya memenuhi syarat spesifikasi. Campuran menggunakan pasir sungai 25% dari jumlah agregat halus direkomendasikan untuk digunakan karena campuran ini memiliki nilai stabilitas di atas campuran standar, penggunaan kadar aspal yang lebih hemat dan mempunyai durabilitas yang baik dengan nilai stabilitas sisa 86,18%. Campuran yang menggunakan pasir sungai 100% sebagai agregat halus tidak direkomendasikan karena membutuhkan banyak aspal, menghasilkan stabilitas yang rendah, dan tidak memenuhi spesifikasi stabilitas sisa.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. Muhammad Aminsyah, M.T.
Uncontrolled Keywords: Pasir; Metoda Marshall; Agregat Halus; SKh.1.6.35
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
Depositing User: S1 Teknik Sipil
Date Deposited: 28 Aug 2026 04:50
Last Modified: 28 Aug 2026 04:50
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534678

Actions (login required)

View Item View Item