CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL LEBIH PUTIH DARIKU KARYA DIDO MICHIELSEN KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINISME

Vivi, Arianti (2026) CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL LEBIH PUTIH DARIKU KARYA DIDO MICHIELSEN KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINISME. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover Dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (276kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (559kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version

Download (210kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (252kB)
[img] Text (Skripsi Full)
SKRIPSI FULL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Vivi Arianti ,1910723008. Citra Perempuan Dalam Novel Lebih Putih Dariku Karya Dido Michielsen Kajian Kritik Sastra Feminisme. Skripsi. Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, 2026. Pembimbing I Dr. Syafril, M.Si., Pembimbing II Drs. M. Yusuf, M. Hum. Penelitian ini membahas tentang citra perempuan yang terdapat dalam novel Lebih Putih Dariku karya Didi Michielsen. Citra perempuan dalam novel ini dikaji dengan menggunakan pendekatan kritik sastra feminisme dengan teori citra perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan unsur intrinsik dan citra perempuan yang terdapat dalam novel Lebih Putih Dariku karya Didi Michielsen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan menghasilkan analisis berbentuk deskriptif. Teknik yang digunakan alah teknik pengumpulan data, analisis data, dan penyajian analisis data. Hasil penelitian yang telah dilakukan dalam novel Lebih Putih Dariku karya Didi Michielsen terdapat empat aspek citra perempuan. Pertama, citra fisis perempuan menunjukkan perkembangan biologis dan perubahan fisik Isah sebagai perempuan sepanjang perjalanan hidupnya, termasuk pengalaman melahirkan, menyusui, serta perubahan fisik akibat pertambahan usia. Kedua, citra psikis perempuan menunjukkan Isah sebagai perempuan yang memiliki kepekaan emosional, kasih sayang, kemampuan berpikir, kesadaran diri, keteguhan, dan kemampuan bertahan dalam menghadapi berbagai tekanan kehidupan. Ketiga, citra perempuan dalam keluarga menunjukkan Isah dalam perannya sebagai anak, pasangan, dan ibu yang memiliki kasih sayang, tanggung jawab, serta pengorbanan terhadap keluarganya. Keempat, citra perempuan dalam masyarakat menunjukkan posisi perempuan pribumi yang mengalami stigma, diskriminasi, subordinasi, dan marginalisasi akibat struktur patriarki dan kolonial. Meskipun demikian, Isah tetap direpresentasikan sebagai perempuan yang memiliki kesadaran dan kemampuan untuk mempertahankan martabat, identitas, serta kebebasan dalam menentukan pilihan hidup. Dengan demikian, citra perempuan dalam novel Lebih Putih Dariku tidak hanya merepresentasikan perempuan sebagai korban ketidakadilan, tetapi juga sebagai subjek yang memiliki agensi, ketangguhan, dan daya juang dalam menghadapi berbagai bentuk tekanan sosial.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Syafril, M.Si. ; Drs. M. Yusuf, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Citra Perempuan, Kritik Sastra Feminisme, Sugihastuti, Lebih Putih Dariku, Dido Michielsen.
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Indonesia
Depositing User: S1 Sastra Indonesia
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:23
Last Modified: 28 Aug 2026 02:23
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534317

Actions (login required)

View Item View Item