Sari, Bunga Indah (2026) Hubungan Kebiasaan Konsumsi Teh, Status Gizi, dan Paritas dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester II dan III di Wilayah Kerja Puskesmas Pagambiran Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (365kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (88kB) |
|
|
Text (BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (215kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (356kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Anemia pada ibu hamil masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting karena dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan berkontribusi terhadap tingginya angka kematian ibu. Meskipun prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia menunjukkan penurunan, angkanya masih belum mencapai target nasional sehingga diperlukan upaya untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi teh, status gizi, dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester II dan III di wilayah kerja Puskesmas Pagambiran tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan metode kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 74 ibu hamil trimester II dan III yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dan Fisher exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 29,7%, kebiasaan konsumsi teh tidak baik sebesar 51,4%, status gizi kategori kekurangan energi kronis (KEK) sebesar 8,1%, dan paritas berisiko sebesar 20,3%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan konsumsi teh (p=0,001) dan status gizi (p=0,008) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Sebaliknya, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara paritas (p=0,124) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kebiasaan konsumsi teh dan status gizi merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester II dan III di wilayah kerja Puskesmas Pagambiran, sedangkan paritas tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester II dan III di wilayah kerja Puskesmas Pagambiran.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Idral Purnakarya, SKM, MKM ; Dr. Syahrial, SKM, M.Biomed |
| Uncontrolled Keywords: | Anemia; Ibu Hamil; Kebiasaan Konsumsi Teh; Paritas; Status Gizi |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Gizi |
| Depositing User: | S1 Gizi Gizi |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 02:56 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 02:56 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533850 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]