Jamal, Fathinah (2026) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapsiagaan Lansia Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi di Kelurahan Belakang Balok Kota Bukittinggi Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (272kB) |
|
|
Text
02. BAB I.pdf - Published Version Download (221kB) |
|
|
Text
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (176kB) |
|
|
Text
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (175kB) |
|
|
Text
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Tujuan: Kesiapsiagaan merupakan serangkaian upaya untuk mengantisipasi dan mengurangi risiko bencana. Kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi masih menjadi permasalahan, terutama pada kelompok rentan seperti lansia. Kota Bukittinggi merupakan wilayah rawan gempa bumi karena berada di dekat jalur Sesar Sumatera Segmen Sianok sehingga kesiapsiagaan lansia penting untuk mengurangi risiko bencana. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan lansia dalam menghadapi bencana gempa bumi di Kelurahan Belakang Balok, Kota Bukittinggi Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 80 lansia yang dipilih menggunakan simple random sampling. Variabel independen meliputi tingkat pendidikan, jenis kelamin, pengalaman, dan dukungan keluarga, sedangkan variabel dependen adalah kesiapsiagaan lansia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dianalisis secara bivariat dengan uji Chi-square dan multivariat menggunakan regresi logistik biner. Hasil: Sebanyak 76,3% lansia memiliki kesiapsiagaan kurang siap. Pengalaman (p=0,030) dan dukungan keluarga (p=0,000) berhubungan dengan kesiapsiagaan lansia, sedangkan tingkat pendidikan (p=0,122) dan jenis kelamin (p=0,058) tidak berhubungan. Dukungan keluarga merupakan faktor paling dominan (OR=24,494). Kesimpulan: Pengalaman dan dukungan keluarga berhubungan dengan kesiapsiagaan lansia, dengan dukungan keluarga sebagai faktor paling dominan. Diperlukan edukasi kebencanaan, simulasi evakuasi, dan kesiapsiagaan berbasis keluarga untuk meningkatkan kesiapsiagaan lansia.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | S1 Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 11:11 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 11:11 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533666 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]