Amatullah, Atikah (2026) Strategi Pengembangan Bisnis Industri Kecil Menengah (IKM) (Studi Kasus: Rakik Kacang Amai Baja). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (129kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (697kB) |
|
|
Text (BAB VI)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (92kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (323kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Industri Kecil Menengah (IKM) memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia karena mampu menyerap tenaga kerja. Namun, masih banyak IKM yang menghadapi kendala dalam strategi pengelolaan usaha. Salah satu contohnya adalah IKM Rakik Kacang Amai Baja yang berlokasi di Kota Payakumbuh, Sumatra Barat. Usaha ini bergerak pada produksi makanan ringan tradisional khas Minangkabau yang diminati masyarakat karena harganya terjangkau dan memiliki nilai sebagai makanan khas daerah. Meski demikian, IKM ini masih menghadapi permasalahan seperti distribusi produk yang terbatas, menurunnya jumlah produksi, dan belum adanya pemanfaatan media sosial dan marketplace. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan bisnis yang sesuai bagi Rakik Kacang Amai Baja agar dapat memperluas jangkauan pasar dan mengembangkan bisnisnya. Metode penelitian yang digunakan meliputi Business Model Canvas untuk memetakan model bisnis, analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, serta merumuskan strategi untuk menentukan prioritas strategi yang paling tepat dengan tiga tahapan yang terdiri dari tahap input dengan matriks IFE dan matriks IFE, tahap pencocokan dengan matriks SWOT dan matriks IE, dan tahap keputusan dengan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Matriks IFE sebesar 2,98 dan Matriks EFE sebesar 3,29 sehingga IKM Rakik Kacang Amai Baja berada pada posisi sel II (grow and build) pada Matriks IE. Berdasarkan analisis SWOT diperoleh tiga alternatif strategi, yaitu strategi intensif, strategi integrasi, dan strategi diversifikasi. Selanjutnya, hasil analisis Matriks QSPM menunjukkan bahwa strategi prioritas yang direkomendasikan adalah strategi intensif dengan nilai Total Attractive Score (TAS) sebesar 7,120. Strategi tersebut diharapkan dapat menjadi acuan bagi IKM Rakik Kacang Amai Baja dalam meningkatkan daya saing, memperluas pasar, serta mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Difana Meilani, S.T., MISD |
| Uncontrolled Keywords: | Analisis SWOT; Business Model Canvas; QSPM; Strategi Pengembangan Bisnis; Rakik Kacang |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri |
| Depositing User: | S1 Teknik Industri |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 14:30 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 14:30 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533268 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric