Azzahra, Fazhira Hervi (2026) Hubungan Frekuensi Konsumsi Makanan Dan Minuman Berpemanis, Aktivitas Fisik Dan Paparan Informasi Dengan Status Gizi Mahasiswa Fakultas - Fakultas Kesehatan Universitas Andalas 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak .pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I .pdf - Published Version Download (442kB) |
|
|
Text (BAB VI)
03. BAB VI .pdf - Published Version Download (487kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (467kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
05. Skripsi Fulltext .pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Tujuan Penelitian Status gizi merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kondisi kesehatan seseorang. Berdasarkan survei awal terhadap 13 mahasiswa fakultas kesehatan, ditemukan 3 mahasiswa obesitas, 2 overweight, dan 3 wasting serta sebagian besar mengonsumsi makanan dan minuman berpemanis sebanyak 2–3 porsi per hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi konsumsi makanan dan minuman berpemanis, aktivitas fisik, dan paparan informasi dengan status gizi pada mahasiswa fakultas-fakultas kesehatan Universitas Andalas tahun 2026. Metode Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada mahasiswa aktif Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Farmasi, dan Kedokteran Gigi di Universitas Andalas tahun 2026. Sampel berjumlah 208 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa 63,0% responden memiliki status gizi tidak berlebih dan 37,0% memiliki status gizi berlebih. Sebanyak (87,0%) responden sering mengonsumsi makanan berpemanis, yang sering mengonsumsi minuman berpemanis (60,6%), aktivitas fisik kategori sedang (52,4%), dan paparan informasi kategori rendah (69,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi makanan berpemanis dengan status gizi (p=0,087), aktivitas fisik dengan status gizi (p=0,487), serta paparan informasi dengan status gizi (p=0,250). Terdapat hubungan antara frekuensi konsumsi minuman berpemanis dengan status gizi (p=0,025). Kesimpulan Frekuensi konsumsi minuman berpemanis berhubungan dengan status gizi mahasiswa fakultas-fakultas kesehatan Universitas Andalas. Sementara itu, frekuensi konsumsi makanan berpemanis, aktivitas fisik, dan paparan informasi tidak berhubungan dengan status gizi. Diperlukan upaya peningkatan kesadaran mahasiswa dalam membatasi konsumsi minuman berpemanis sebagai bagian dari penerapan perilaku hidup sehat untuk menjaga status gizi. Daftar Pustaka : 89 (2011-2026) Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Makanan dan Minuman Berpemanis, Paparan Informasi, Status Gizi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Kamal kasra, SKM, MQIH, Ph. D ; Aulia Rahman, SKM., MKM |
| Uncontrolled Keywords: | Aktivitas Fisik; Makanan dan Minuman Berpemanis; Paparan Informasi; Status Gizi. |
| Subjects: | K Law > KD England and Wales R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | S1 Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 04:41 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 04:41 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533043 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]