Analisis Representasi Beauty Content Creator @cantikalulu melalui Media Sosial Instagram

Syafiyya, Haura Nabila (2026) Analisis Representasi Beauty Content Creator @cantikalulu melalui Media Sosial Instagram. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak .pdf - Published Version

Download (111kB)
[img] Text (Bab I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (283kB)
[img] Text (Bab V)
Bab V.pdf - Published Version

Download (242kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka .pdf - Published Version

Download (292kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh standar kecantikan di masyarakat yang masih cenderung mengutamakan kulit putih atau cerah sebagai ukuran utama kecantikan perempuan. Akibatnya, perempuan berkulit gelap kerap mengalami tekanan sosial serta keterbatasan representasi di media maupun industri kecantikan. Kemunculan kreator seperti Cantika Lulu melalui akun Instagram @cantikalulu menampilkan kulit gelap secara terbuka sebagai bagian dari identitas kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk representasi kecantikan yang dibangun oleh Cantika Lulu dalam unggahan konten Instagramnya. Penelitian ini menggunakan teori representasi Stuart Hall, yang memandang bahwa makna dibentuk secara sosial melalui bahasa, simbol, dan tanda. Metode yang digunakan adalah analisis isi kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi kecantikan pada unggahan @cantikalulu tersusun ke dalam empat kategori, yaitu representasi kecantikan kulit gelap sebagai identitas, penerimaan diri sebagai proses intrapersonal, kritik terhadap standar kecantikan sebagai wacana evaluatif, dan perlawanan terhadap standar kecantikan sebagai praktik performatif. Keempat kategori tersebut membentuk satu rangkaian pergerakan penyusunan kode yang bergerak secara bertahap, mulai dari penegasan identitas kulit gelap, penerimaan diri pada level personal, kritik verbal-argumentatif yang beroperasi sebagai posisi negosiasi terhadap kode dominan, hingga tindakan performatif yang secara terbuka menggantikan kode dominan dengan kode tandingan. Representasi tersebut juga berkembang secara bertahap sejak tahun 2023, dari fase perintisan yang berfokus pada isu warna kulit hingga transformasi menjadi identitas konten yang lebih kompleks dan tidak lagi dibatasi oleh warna kulit semata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa representasi kecantikan pada akun @cantikalulu merupakan representasi konstruksionis yang dibangun sepenuhnya melalui tanda verbal dan visual pada level produksi konten.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Annisa Anindya, S.I.Kom., M.Si ; Revi Marta, S.Sos, M.I.Kom.,
Uncontrolled Keywords: Beauty Content Creator; Instagram; Kecantikan Kulit Gelap; Representasi.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi
Depositing User: S1 Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 29 Aug 2026 02:48
Last Modified: 29 Aug 2026 02:48
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532903

Actions (login required)

View Item View Item