Miranda, Habibah (2026) Pemenuhan Hak Pekerja Perempuan di Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus di PT. Primatama Mulia Jaya (PMJ) di Jorong IV Koto, Nagari Kinali, Pasaman Barat). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (420kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (788kB) |
|
|
Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (427kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (489kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pekerja perempuan merupakan bagian dari tenaga kerja yang memiliki hak-hak khusus dalam hubungan kerja, terutama berkaitan dengan perlindungan, kesejahteraan, serta pemenuhan hak yang sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan. Dalam sektor perkebunan kelapa sawit, pekerja perempuan memiliki peran penting dalam kegiatan operasional perusahaan, namun dalam pelaksanaannya masih terdapat tantangan dalam pemenuhan hak, seperti keterbatasan akses informasi, budaya kerja, serta hambatan dalam menyampaikan keluhan terkait permasalahan yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak pekerja perempuan di PT. Primatama Mulia Jaya (PMJ) di Jorong IV Koto, Nagari Kinali, Pasaman Barat. Fokus penelitian ini terletak pada bentuk pemenuhan hak pekerja perempuan, upaya perusahaan dalam memberikan perlindungan, serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pemenuhan hak tersebut. Penelitian ini menggunakan Teori Konflik yang dikemukakan oleh Karl Marx. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pekerja perempuan, pekerja laki-laki, pengurus aktif Women’s Working Group (WoW), Manajemen Perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak pekerja perempuan di PT. PMJ telah berjalan melalui pemenuhan hak upah, cuti, jaminan sosial, K3, perlindungan reproduksi, serta perlindungan dari kekerasan dan pelecehan seksual melalui WoW. Namun, masih terdapat hambatan berupa rasa malu menggunakan hak, keengganan melapor, dan belum meratanya pemahaman pekerja mengenai hak. Oleh karena itu, pemenuhan hak pekerja perempuan masih perlu diperkuat agar lebih optimal.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Jendrius, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | emenuhan Hak; Pekerja Perempuan; Perkebunan Kelapa Sawit; Perlindungan Kerja |
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi |
| Depositing User: | S1 Sosiologi Sosiologi |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 11:03 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 11:03 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532115 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric