Sutria Faradisa, Sutria (2026) PENGARUH LITERASI KEUANGAN, LITERASI DIGITAL DAN ADOPSI TEKNOLOGI TERHADAP RISIKO PENGGUNAAN PAYLATER DIMEDIASI OLEH FEAR OF MISSING OUT (FOMO) (STUDI KASUS PADA GENERASI Z PROVINSI SUMATERA BARAT). S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text
File 1_Cover-abstract.pdf - Published Version Download (557kB) |
|
|
Text
File 2_Bab 1 (saja).pdf - Published Version Download (469kB) |
|
|
Text
File 3_Bab 5 (saja).pdf - Published Version Download (329kB) |
|
|
Text
File 4_ Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (322kB) |
|
|
Text
FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, literasi digital, dan adopsi teknologi terhadap risiko penggunaan paylater pada Generasi Z dengan Fear of Missing Out (FOMO) sebagai variabel mediasi, mengingat tingginya penggunaan layanan paylater di kalangan Generasi Z Provinsi Sumatera Barat yang berpotensi menimbulkan risiko keuangan apabila tidak diimbangi pemahaman yang memadai; penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatif, di mana data primer dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 121 responden Generasi Z di Provinsi Sumatera Barat yang pernah atau aktif menggunakan paylater, dipilih dengan teknik purposive sampling, dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS versi 4.0; hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap risiko penggunaan paylater, sementara literasi digital dan adopsi teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadapnya, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap FOMO, FOMO sendiri berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko penggunaan paylater serta terbukti memediasi secara signifikan pengaruh literasi keuangan, literasi digital, dan adopsi teknologi terhadap risiko penggunaan paylater, sehingga menunjukkan bahwa FOMO merupakan faktor psikologis kunci yang menjelaskan mengapa kemampuan digital dan penerimaan teknologi yang tinggi tidak selalu berbanding lurus dengan perilaku keuangan yang lebih bijak di kalangan Generasi Z, dan diharapkan dapat menjadi rujukan bagi penyedia layanan paylater dalam merancang strategi edukasi keuangan digital serta produk yang mendorong perilaku penggunaan yang lebih bertanggung jawab. Kata Kunci: literasi keuangan, literasi digital, adopsi teknologi, Fear of Missing Out (FOMO), risiko penggunaan paylater, PLS-SEM, Generasi Z.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Fajri Adrianto, SE, M.Bus (Adv) Prof. Dr. Masyhuri Hamidi, SE, M.Si, CFP, CRA, CRP |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: literasi keuangan, literasi digital, adopsi teknologi, Fear of Missing Out (FOMO), risiko penggunaan paylater, PLS-SEM, Generasi Z. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HG Finance H Social Sciences > HJ Public Finance H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S2 Manajemen |
| Depositing User: | S2 Manajemen Manajemen |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 10:47 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 10:47 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531885 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]