PENGARUH COATING MENGGUNAKAN EKSTRAK KULIT JERUK MANIS SELAMA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (Theobroma cacao L.)

Salsabilla, Suci (2026) PENGARUH COATING MENGGUNAKAN EKSTRAK KULIT JERUK MANIS SELAMA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (Theobroma cacao L.). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (367kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (360kB)
[img] Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (310kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (341kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Benih kakao (Theobroma cacao L.) merupakan benih rekalsitran yang memiliki viabilitas dan vigor rendah setelah disimpan karena kadar airnya sulit dipertahankan selama penyimpanan. Kondisi tersebut menjadi kendala dalam penyediaan benih bermutu sehingga diperlukan upaya untuk mempertahankan mutu fisiologis benih. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah coating menggunakan ekstrak kulit jeruk manis yang mengandung pektin serta senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh coating berbahan ekstrak kulit jeruk manis terhadap viabilitas dan vigor benih kakao selama penyimpanan serta menentukan konsentrasi ekstrak yang efektif. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih, Fakultas Pertanian Universitas Andalas Kampus III Dharmasraya pada bulan Desember 2025 sampai Maret 2026 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima taraf konsentrasi ekstrak kulit jeruk manis (0%, 1%, 1,5%, 2%, dan 2,5%) yang diulang empat kali. Data dianalisis menggunakan uji F dan dilanjutkan dengan Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coating berbahan ekstrak kulit jeruk manis mampu mempertahankan kadar air benih sebelum penyimpanan, menurunkan persentase benih berjamur dan benih mati, serta meningkatkan persentase kecambah normal, nilai First Count Test (FCT), dan Index Value Test (IVT). Konsentrasi ekstrak kulit jeruk manis 2% merupakan konsentrasi yang efektif untuk mempertahankan mutu fisiologis benih kakao selama penyimpanan Kata kunci: Benih kakao, coating benih, ekstrak kulit jeruk manis, mutu fisiologis, penyimpanan benih

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Wulan kumala sari, S.P., M.P., Ph.D; Dewi rezki, S.P., M.P
Uncontrolled Keywords: Benih kakao, coating benih, ekstrak kulit jeruk manis, mutu fisiologis, penyimpanan benih
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroekoteknologi
Depositing User: S1 Agroekoteknologi Agroekoteknologi
Date Deposited: 29 Aug 2026 11:56
Last Modified: 29 Aug 2026 11:56
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531351

Actions (login required)

View Item View Item