Fitri, Siska (2026) Evaluasi Kinerja dan Kajian Pengembangan Teknologi pada Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kota Payakumbuh Menggunakan Pendekatan Key Performance Indicator (KPI) dan Multi Criteria Decision Analysis (MCDA). S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (220kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (62kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (93kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (136kB) |
|
|
Text (Thesis fulltext)
05. Thesis fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Pengelolaan sampah di Kota Payakumbuh menghadapi tantangan sejak ditutupnya Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sehingga diperlukan optimalisasi kinerja Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sebagai solusi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja TPST eksisting, menganalisis neraca massa, serta menentukan rekomendasi teknologi pengembangan TPST. Evaluasi kinerja dilakukan menggunakan Key Performance Indicator (KPI) pada aspek teknis operasional, lingkungan, kelembagaan, peran serta masyarakat, dan pembiayaan. Analisis neraca massa digunakan untuk mengetahui distribusi aliran material, sedangkan pemilihan teknologi dilakukan menggunakan Multi Criteria Decision Analysis (MCDA) dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja TPST eksisting berada pada kategori “kurang” dengan skor KPI 28%. Neraca massa menunjukkan bahwa pemilahan manual hanya mengekstraksi 3,25% dari total sampah masuk, sehingga 96,75% sampah masih diproses secara mekanis dan termal. Upaya peningkatan kinerja meliputi optimalisasi pemilahan, peningkatan pengendalian emisi, serta penguatan kelembagaan dan peran serta masyarakat. Analisis MCDA dilakukan terhadap lima alternatif teknologi menggunakan sembilan kriteria yang mencakup aspek teknis, ekonomi, lingkungan, dan sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi pemilahan mekanis, rotary kiln composter, dan pengolahan sampah anorganik low value menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) merupakan alternatif terbaik dengan skor 0,7557. Alternatif berikutnya secara berturut-turut adalah kombinasi pemilahan mekanis, rotary kiln composter, dan pirolisis–gasifikasi (0,7356); kombinasi pemilahan mekanis, pengomposan metode open windrow, dan pirolisis–gasifikasi (0,7073); kombinasi pemilahan mekanis, rotary kiln composter, dan mesin peleleh plastik–pencetak paving (0,6539); serta kombinasi pemilahan mekanis, rotary kiln composter, dan insinerator (0,6517). Teknologi pirolisis-gasifikasi yang berada di urutan ke-2 berpotensi dikembangkan sebagai sistem pelengkap untuk menangani residu dengan mempertimbangkan faktor emisi sesuai peraturan yang berlaku.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Rizki Aziz, ST, MT, Ph.D; Dr. Ir. Fadjar Goembira, ST, M.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | KPI; MCDA; neraca massa; teknologi pengolahan sampah; TPST |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S2 Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | S2 Teknik Lingkungan |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 04:34 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 04:34 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531155 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric