Putri, Diah Amelia (2026) Novel Duri dan Kutuk Karya Cicilia Oday: Analisis Semiologi Roland Barthes. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (216kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf - Published Version Download (310kB) |
|
|
Text (Bab V Penutup)
Bab V Penutup.pdf - Published Version Download (178kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (188kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini membahas novel Duri dan Kutuk dengan mengkaji kode dan makna simbol menggunakan teori semiologi Roland Barthes. Novel Duri dan Kutuk menyajikan lapisan makna dan tanda sehingga pendekatan semiologi Roland Barthes sangat tepat untuk mengungkapkan makna-makna tersebut. Analisis dilakukan dengan menggunakan lima pengkodean yang dikemukakan oleh Roland Barthes, yakni kode hermeneutik, kode semik, kode simbolik, kode proaretik, dan kode gnomik. Pendekatan ini dilakukan untuk mengungkap makna-makna simbol yang tersirat serta bagaimana keterkaitan tanda yang dibangun dalam teks novel yang tidak disampaikan secara langsung. Metode yang digunakan adalah metode analisis naratif struktural dan teknik dalam penelitian ini ialah dengan pembacaan semiologi yang dikemukakan oleh Roland Barthes. Melalui analisis semiologi Roland Barthes ini, ditemukan bahwa novel Duri dan Kutuk karya Cicilia Oday memiliki makna yang dapat diungkapkan melalui lima pengkodean Roland Barthes. Kode hermeneutik yang membangun teka-teki menunjukkan adanya persoalan kebenaran yang sulit terungkap akibat kegagalan manusia dalam mengungkapkan kebenaran. Kode semik menghadirkan makna tambahan melalui metaforanya, menunjukkan bagaimana perbedaan fisik Eva dapat membentuk stigma yang membuat dirinya dinilai sebagai sosok yang berbeda oleh lingkungan sekitarnya. Kode simbolik yang menampilkan simbol-simbol dalam teks menunjukkan adanya hubungan antara pelanggaran dan konsekuensi dari alam. Kode proaretik membentuk alur cerita melalui rangkaian tindakan, menunjukkan bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi atas perbuatannya. Sementara itu, kode gnomik atau kode kultural menunjukkan bahwa tindakan dan penilaian seseorang dipengaruhi oleh kepercayaan, serta pandangan yang telah berkembang di masyarakat
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ronidin, S.S., M.A. ; Rizky Amelya Furqan, S.S., M.A. |
| Uncontrolled Keywords: | Novel; Semiologi; Lima Kode Roland Barthes; Cicilia Oday |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Indonesia |
| Depositing User: | S1 Sastra Indonesia |
| Date Deposited: | 22 Aug 2026 07:09 |
| Last Modified: | 22 Aug 2026 07:09 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530582 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric