Opra Juwita, Dhea (2026) Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Kelancaran Produksi ASI dan Kejadian Baby Blues pada Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
Cover dan Abstrak...pdf - Published Version Download (327kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf - Published Version Download (211kB) |
|
|
Text (BAB Akhir)
BAB 7..pdf - Published Version Download (177kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DaftarmPustaka-93-101.pdf - Published Version Download (297kB) |
|
|
Text (Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Kelancaran produksi ASI dan kondisi psikologis ibu merupakan faktor penting dalam keberhasilan menyusui. Produksi ASI yang tidak lancar dapat meningkatkan kecemasan ibu, sedangkan baby blues dapat menghambat refleks pengeluaran ASI melalui penurunan hormon oksitosin. Pijat oksitosin merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi meningkatkan produksi ASI sekaligus memberikan efek relaksasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi ASI dan kejadian baby blues pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang Tahun 2026. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimental menggunakan rancangan pretest dan posttest nonequivalent control group design. Pengumpulan data dimulai dari bulan Juni-Juli 2026. Sampel berjumlah 30 ibu postpartum (hari ke 4-7) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok (masing-masing 15 responden). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kelancaran produksi ASI dan Maternity Blues Scale (MBS). Analisis data menggunakan uji paired sample t-test, Wilcoxon signed rank test, dan mann-whitney test dengan tingkat signifikasi ∝=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi terjadi peningkatan kelancaran produksi ASI p=0,001 dan penurunan kejadian baby blues p=0,010, sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perubahan yang bermakna (p>0,05). Hasil uji mann-whitney menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna skor posttest kelancaran produksi ASI (p<0,001) dan kejadian baby blues (p=0,004) antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah kelompok intervensi yang diberikan pijat oksitosin menunjukkan peningkatan kelancaran produksi ASI dan penurunan kejadian baby blues yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol, sehingga pijat oksitosin berpengaruh terhadap kelancaran produksi ASI dan kejadian baby blues pada ibu postpartum.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan |
| Depositing User: | S1 Kebidanan Kebidanan |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 04:53 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 04:53 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530145 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric