Hubungan Self-Efficacy dengan Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di SMAN 10 Padang Tahun 2026

Khairunnisa, Adistya (2026) Hubungan Self-Efficacy dengan Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di SMAN 10 Padang Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (347kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (279kB)
[img] Text (03. BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version

Download (253kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (265kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri. Sebagai upaya pencegahan anemia, pemerintah telah melaksanakan program pemberian tablet tambah darah (TTD) secara rutin melalui sekolah. Namun, kepatuhan remaja putri mengonsumsi TTD masih rendah sehingga berisiko mempertahankan tingginya angka anemia dan masalah kesehatan reproduksi di masa mendatang. Konsumsi TTD merupakan perilaku kesehatan yang memerlukan kemampuan untuk mempertahankannya secara mandiri meskipun menghadapi berbagai hambatan. Self-efficacy dipandang sebagai salah satu faktor yang berperan dalam mempertahankan kepatuhan mengonsumsi TTD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan kepatuhan mengonsumsi TTD pada remaja putri di SMAN 10 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas X dan XI SMAN 10 Padang dengan sampel sebanyak 80 responden yang diambil menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner self-efficacy dan MMAS-8. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 47 responden (58,8%) memiliki self-efficacy rendah dan 33 responden (41,3%) memiliki self-efficacy tinggi. Pada pengukuran kepatuhan mengonsumsi TTD, terdapat 64 responden (80,0%) dengan kategori tidak patuh dan 16 responden (20,0%) berada pada kategori patuh. Analisis bivariat menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 pada hubungan antara self-efficacy dengan kepatuhan mengonsumsi TTD. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara self-efficacy dengan kepatuhan mengonsumsi TTD pada remaja putri di SMAN 10 Padang Tahun 2026. Remaja putri dengan self-efficacy rendah cenderung tidak patuh mengonsumsi TTD dibandingkan remaja putri dengan self-efficacy tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan self-efficacy berpotensi mendukung kepatuhan mengonsumsi TTD pada remaja putri.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Arni Amir, MS; Erda Mutiara Halida, S.ST., M.Keb
Uncontrolled Keywords: Self-efficacy; Kepatuhan; Tablet Tambah Darah; Anemia; Remaja Putri
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Depositing User: S1 Kebidanan Kebidanan
Date Deposited: 24 Aug 2026 08:31
Last Modified: 24 Aug 2026 08:31
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530084

Actions (login required)

View Item View Item