Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon (Citrus Limon) Terhadap Tingkat Nyeri Dismenore Primer pada Mahasiswi Kebidanan Angkatan 2024 Program Studi Kebidanan Program Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

agung, layla murya (2026) Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon (Citrus Limon) Terhadap Tingkat Nyeri Dismenore Primer pada Mahasiswi Kebidanan Angkatan 2024 Program Studi Kebidanan Program Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. S1 thesis, universitas andalas.

[img] Text (cover dan abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (332kB)
[img] Text (bab 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (292kB)
[img] Text (bab 7)
BAB 7.pdf - Published Version

Download (235kB)
[img] Text (daftar pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (259kB)
[img] Text (full text)
full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Dismenore primer merupakan nyeri menstruasi pada perut bagian bawah. Kondisi ini kerap terjadi pada remaja akhir termasuk mahasiswi yang sedang disibukan aktivitas akademik maupun non akademik yang mengakibatkan kelelahan fisik dan psikologis. Inhalasi aromaterapi lemon menjadi alternatif nonfarmakologis yang berpotensi meredakan nyeri dan memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap tingkat nyeri dismenore primer pada mahasiswi program studi kebidanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimental melalui rancangan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 52 mahasiswi yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pemberian intervensi aromaterapi lemon selama 10 menit dilakukan pengulangan dengan jeda 30 menit, diberikan selama 2 hari berturut-turut. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rerata skor nyeri kelompok intervensi sebelum dan sesudah intervensi dari 3,54 menjadi 0,85 dengan hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai p-value <0,001, sebaliknya kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan dengan rerata skor nyeri dari 3,38 menjadi 3,35 dengan hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai p-value=0,564. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok setelah intervensi dengan nilai p-value<0,001. Pemberian aromaterapi lemon secara inhalasi berpengaruh dalam menurunkan tingkat nyeri dismenore primer pada mahasiswi Program Studi Kebidanan. Aromaterapi lemon dapat direkomendasikan sebagai alternatif intervensi nonfarmakologis yang aman, sederhana, dan terjangkau dalam mengatasi nyeri dismenore primer.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Arni Amir, MS; dr.Rauza Sukma Rita, Ph.D
Uncontrolled Keywords: Aromaterapi lemon; terapi nonfarmakologis; dismenore primer; mahasiswi kebidanan.
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Depositing User: S1 Kebidanan Kebidanan
Date Deposited: 26 Aug 2026 18:01
Last Modified: 26 Aug 2026 18:01
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530039

Actions (login required)

View Item View Item