Yuni, Tina Gustri (2026) Pandangan Dunia Pengarang dalam Novel Inyik Balang Karya Andre Septiawan: Tinjauan Strukturalisme Genetik. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (717kB) |
|
|
Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (655kB) |
|
|
Text (03. Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (529kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (583kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pandangan dunia pengarang dalam novel Inyik Balang karya Andre Septiawan menggunakan tinjauan strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kuatnya representasi mitologi Minangkabau, realitas sosial, serta hubungan antara struktur karya sastra dengan kondisi sosial budaya masyarakat yang tercermin di dalam novel. Metode yang digunakan adalah metode dialektik. Data penelitian berupa kutipan-kutipan dalam novel Inyik Balang yang berkaitan dengan struktur karya, fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia pengarang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan cara membaca, mencatat, dan mengklasifikasikan data. Metode dialektik mengembangkan dua pasang konsep yaitu keseluruhan-bagian dan pemahaman-penjelasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur novel dibangun melalui tokoh, relasi antar tokoh, dan latar yang saling berkaitan dalam membentuk novel. Genesis novel memperlihatkan adanya hubungan erat antara karya sastra dengan realitas sosial yang melatarbelakanginya, yaitu konflik Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), kondisi sosial-politik masyarakat Minangkabau, serta kepercayaan terhadap mitologi Inyik Balang yang masih hidup dalam ingatan kolektif masyarakat. Berdasarkan hubungan antara struktur karya dan genesis tersebut, pandangan dunia Andre Septiawan merupakan ekspresi kesadaran kolektif masyarakat Minangkabau yang mengalami ketidakadilan akibat konflik politik dan kekuasaan. Melalui novel ini, pengarang memperlihatkan keberpihakan kepada masyarakat sebagai pihak yang paling merasakan dampak konflik, sekaligus menyampaikan kritik terhadap ketidakadilan, kekerasan, dan penyalahgunaan kekuasaan. Inyik Balang berfungsi sebagai simbol perlawanan, identitas budaya, dan kekuatan moral masyarakat dalam menghadapi penindasan. Dengan demikian, novel Inyik Balang merepresentasikan keterkaitan antara realitas sejarah, budaya lokal, dan perjuangan kemanusiaan sebagai wujud pandangan dunia pengarang.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ronidin, S.S., M.A. ; Dr. Sn. Noni Sukmawati, M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | Strukturalisme genetik; Pandangan Dunia Pengarang; PRRI; Inyik Balang. |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Indonesia |
| Depositing User: | S1 Sastra Indonesia |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 00:58 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 00:58 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529984 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric