Ibtisamah, Hudzwah (2026) Hubungan Stres Akademik dengan Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswi Program Studi Kebidanan Program Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan Abstrak)
01.cover dan abstrak.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (02. Bab I)
02. bab I.pdf - Published Version Download (121kB) |
|
|
Text (03. Penutup)
03. penutup.pdf - Published Version Download (105kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (751kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Dismenorea primer merupakan nyeri menstruasi yang terjadi tanpa adanya kelainan patologis pada organ reproduksi dan sering dialami oleh remaja. Banyak faktor penyebab terjadinya dismenorea primer salah satunya stres yang berkaitan dengan akademik pada mahasiswi. Hal ini memengaruhi kondisi fisik dan psikologis mahasiswi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan stres akademik dengan kejadian dismenorea primer. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2026 pada 109 mahasiswi Program Studi Kebidanan Program Sarjana Departemen Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Sampel diambil menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan rumus Chi Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia responden 20,2 tahun, dengan mayoritas berusia 19 tahun (42,2%), 78,9% menarche pada usia ≥12 tahun, 87,2% mengalami menstruasi yang teratur, dengan 95,4% memiliki durasi menstruasi 3-8 hari. Nilai tengah status gizi berada pada kategori gizi baik, 64,2% tidak melakukan aktivitas fisik dan 74,3% tinggal di kos/kontrakan. Tingkat stres akademik terbagi menjadi berat 39,4%, sedang 36,7%, dan ringan 23,9%. Sebanyak 89,0% mengalami dismenorea primer dengan 43,1% melaporkan nyeri sedang. Hasil uji bivariat Fisher’s Exact menunjukkan hubungan antara stres akademik dengan kejadian dismenorea primer ( p <0,001) dan hubungan antara stres akademik dengan tingkat nyeri dismenorea primer ( p <0,001) Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa stres akademik berhubungan dengan kejadian dismenorea dan tingkat nyeri yang dirasakan pada mahasiswi Program Studi Kebidanan Program Sarjana Departemen Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Tahun 2026.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Rozi Sastra Purna, M.Psi, Psikolog; Aldina Ayunda Insani, Bd., M.Keb |
| Uncontrolled Keywords: | Stres akademik; Dismenorea primer; Mahasiswi Kebidanan |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan |
| Depositing User: | S1 Kebidanan Kebidanan |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 01:27 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 01:27 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529466 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]