Pengaruh Penggantian Sikat Gigi terhadap Jumlah Bakteri Streptococcus sanguinis setelah Scaling and Root Planing pada Saliva Pasien Gingivitis

Effendi, Muhammad Dzaky Sayyid (2026) Pengaruh Penggantian Sikat Gigi terhadap Jumlah Bakteri Streptococcus sanguinis setelah Scaling and Root Planing pada Saliva Pasien Gingivitis. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (823kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB Akhir)
Kesimpulan.pdf - Published Version

Download (487kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DaftarPustaka.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (Full Text)
2420312002_Muhammad Dzaky Sayyid Effendi_S2_Fakultas Kedokteran_Magister Biomedis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (18MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Gingivitis merupakan kondisi inflamasi yang berhubungan dengan akumulasi biofilm mikroba. Scaling and root planing (SRP) merupakan terapi utama untuk mengurangi beban mikroba, namun kolonisasi ulang bakteri dapat terjadi setelah perawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggantian sikat gigi sebagai intervensi tambahan perawatan mandiri setelah SRP terhadap kadar Streptococcus sanguinis saliva pada pasien gingivitis. Metode: Penelitian eksperimental dengan desain pretest–posttest intervention study dilakukan pada 36 pasien gingivitis yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan intervensi (masing-masing 18 subjek). Seluruh subjek mendapatkan terapi SRP, sedangkan kelompok intervensi diberikan sikat gigi baru setelah SRP. Pemeriksaan Streptococcus sanguinis saliva dilakukan menggunakan metode quantitative real-time polymerase chain reaction (qPCR), serta evaluasi klinis menggunakan Gingival Index (GI) dan Oral Hygiene Index-Simplified (OHI-S). Analisis statistik dilakukan menggunakan uji parametrik dan nonparametrik sesuai distribusi data. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan nilai GI dan OHI-S pada kedua kelompok setelah SRP (p < 0,01). Jumlah S. sanguinis pada kelompok kontrol menurun dari 4,94 ± 0,13 menjadi 4,93 ± 0,12 (Δ -0,01; p = 0,863), sedangkan kelompok intervensi menurun dari 4,83 ± 0,23 menjadi 4,76 ± 0,14 (Δ -0,07; p = 0,367). Perbandingan pascaintervensi menunjukkan jumlah S. sanguinis lebih rendah pada kelompok penggantian sikat gigi dibandingkan kontrol (4,76 ± 0,14 vs. 4,93 ± 0,12; mean difference = 0,16; p = 0,001). Kesimpulan: Penggantian sikat gigi setelah SRP berpotensi menjadi intervensi pendukung dalam perawatan gingivitis dengan memberikan efek tambahan terhadap pengendalian kolonisasi mikroba dan pemeliharaan kesehatan periodontal.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof. Dr. drg. Nila Kasuma, M.Biomed, PBO; Dr. dr. Linosefa, Sp.MK
Uncontrolled Keywords: Gingivitis; Plak Gigi; Kebersihan Mulut; Terapi Periodontal; Streptococcus sanguinis; Kontaminasi Sikat Gigi
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology
Divisions: Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Biomedis
Depositing User: S2 Ilmu Biomedis
Date Deposited: 14 Aug 2026 04:07
Last Modified: 14 Aug 2026 04:07
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528537

Actions (login required)

View Item View Item