Analisis Pengaruh Lama Pelayuan Dan Suhu Penyulingan Terhadap Rendemen Minyak Atsiri Daun Sirih Hijau Menggunakan Alat Penyuling Tipe Uap Langsung

Sembiring, Erik Cantona (2026) Analisis Pengaruh Lama Pelayuan Dan Suhu Penyulingan Terhadap Rendemen Minyak Atsiri Daun Sirih Hijau Menggunakan Alat Penyuling Tipe Uap Langsung. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover + Abstrak)
01. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (229kB)
[img] Text (02. BAB I Pendahulan)
02. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (288kB)
[img] Text (03. BAB V Penutup)
03. BAB V Penutup.pdf - Published Version

Download (212kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (278kB)
[img] Text (05. Full Skripsi Text)
05. Full Skripsi Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Minyak atsiri daun sirih hijau (Piper betle L.) memiliki potensi sebagai bahan aktif dalam bidang farmasi dan industri karena kandungan senyawa bioaktifnya. Rendemen dan efisiensi produksi minyak atsiri sangat dipengaruhi oleh perlakuan awal bahan serta kondisi proses penyulingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama pelayuan dan suhu penyulingan terhadap rendemen serta biaya pokok produksi minyak atsiri daun sirih hijau. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan dua faktor, yaitu lama pelayuan (1 hari dan 2 hari) serta suhu penyulingan (90°C dan 100°C) dengan masing-masing tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi volume minyak, rendemen, laju penyulingan, serta biaya pokok produksi. Analisis biaya dilakukan berdasarkan komponen biaya tetap dan biaya tidak tetap untuk memperoleh nilai biaya produksi per satuan volume minyak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pelayuan dan suhu penyulingan memberikan pengaruh terhadap rendemen dan biaya pokok produksi minyak atsiri. Perlakuan dengan suhu penyulingan 100°C menghasilkan volume minyak lebih tinggi dibandingkan suhu 90°C. Biaya pokok produksi terendah diperoleh pada perlakuan pelayuan 1 hari dengan suhu penyulingan 100°C, yaitu sebesar Rp5.697/ml, sehingga perlakuan tersebut merupakan kondisi paling efisien secara ekonomi pada skala penelitian laboratorium. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa suhu penyulingan 100°C lebih optimal dalam meningkatkan rendemen dan efisiensi biaya produksi minyak atsiri daun sirih hijau dibandingkan suhu 90°C.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Azrifirwan, S.TP, M. Eng ; Putri Wulandari Zainal, S. TP, M. Si, Ph.D.
Uncontrolled Keywords: daun sirih hijau ; minyak atsiri ; pelayuan ; suhu penyulingan ; rendemen ; biaya pokok produksi
Subjects: Q Science > QD Chemistry
S Agriculture > S Agriculture (General)
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > S1 Teknik Pertanian dan Biosistem
Depositing User: S1 Teknik Pertanian dan Biosistem
Date Deposited: 31 Jul 2026 07:51
Last Modified: 31 Jul 2026 07:51
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527500

Actions (login required)

View Item View Item