Perdana, Aditya (2026) Profil Ulkus Kornea Di Poliklinik Mata Rsup Dr.M.Djamil.Padang Tahun 2023-2024. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (365kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version Download (234kB) |
|
|
Text (BAB VI PENUTUP)
BAB VI PENUTUP.pdf - Published Version Download (160kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (168kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Ulkus kornea adalah kerusakan pada epitel kornea yang dapat melibatkan stroma di bawahnya, berpotensi menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan jika tidak ditangani dengan tepat. Penyakit ini dapat disebabkan oleh infeksi mikroba (bakteri, virus, jamur, parasit) dan faktor non-infeksi (trauma, gangguan neurologis, penyakit sistemik). Penanganan yang cepat sangat diperlukan untuk mencegah kerusakan permanen. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor risiko, penyebab, derajat keparahan ulkus kornea dan tajam penglihatan pada pasien di Poliklinik Mata RSUP Dr. M. Djamil Padang selama periode 2023-2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan dari rekam medis elektronik pasien yang terdiagnosis ulkus kornea infeksi dan non-infeksi, dengan teknik total sampling. Dari 78 pasien, sebanyak 64 pasien memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini menggunakan analisis univariat untuk mengetahui distribusi faktor risiko, etiologi, pekerjaan, jenis kelamin, usia, derajat keparahan ulkus berdasarkan kriteria Harrison dan tajam penglihatan berdasarkan kategori WHO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien adalah laki-laki (68,8%) dengan kelompok usia dewasa antara 19 -59 tahun (76,6%). Pekerjaan terbanyak adalah Petani (29,7%). Faktor risiko utama adalah trauma mata (35,9%). Penyebab terbanyak pada ulkus kornea adalah infeksi (76,6%). Derajat keparahan ulkus kornea terbanyak adalah derajat Berat (56,3%). Sebagian besar pasien mengalami gangguan penglihatan dengan kategori kebutaan (<3/60), yang mencakup 71,9% dari total 64 pasien. Kata Kunci: Ulkus Kornea, Karakteristik, Pekerjaan, Faktor Risiko, Derajat Keparahan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr.dr.Hendriati,Sp,M(K); Dr.dr.Roza Silvia,M.Clin,Embryol |
| Uncontrolled Keywords: | Ulkus Kornea; Karakteristik; Pekerjaan; Faktor Risiko; Derajat Keparahan |
| Subjects: | R Medicine > RE Ophthalmology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 22 May 2026 08:38 |
| Last Modified: | 22 May 2026 08:38 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526390 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric