Rahmi, Dina Indra (2026) PERBEDAAN KADAR PROENKEPHALIN A BERDASARKAN DERAJAT ACUTE KIDNEY INJURY PADA SEPSIS ASSOCIATED-ACUTE KIDNEY INJURY. Spesialis thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
abstrak.pdf - Published Version Download (70kB) |
|
|
Text (BAB.1 PENDAHULUAN)
BAB. I PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (81kB) |
|
|
Text (BAB.7 SIMPULAN dan SARAN)
BAB 7 SIMPULAN.pdf - Published Version Download (42kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (99kB) |
|
|
Text (TESIS FULL)
TESIS FULL.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (594kB) |
Abstract
Latar Belakang: Sepsis associated-acute kidney injury (SA-AKI) merupakan komplikasi sepsis yang sering terjadi dan berkontribusi terhadap morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Deteksi dini dan penilaian keparahan acute kidney injury (AKI) pada pasien sepsis menjadi krusial untuk intervensi yang tepat, namun biomarker konvensional memiliki keterbatasan. Proenkephalin A adalah biomarker potensial untuk diagnosis AKI dan penilaian derajat keparahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kadar Proenkephalin A berdasarkan derajat AKI pada pasien dengan SA-AKI. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan potong lintang terhadap 125 subjek penelitian dirawat di ruang HCU Penyakit Dalam dan ICU RSUP Dr. M Djamil dari bulan Juni-November 2025. Pemeriksaan Proenkephalin A menggunakan metode flourescence immunoassay. Derajat AKI berdasarkan kriteria AKI dari KDIGO. Data univariat disajikan dalam bentuk median (minimun-maksimum) dan distribusi frekuensi. Data bivariat dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dilanjutkan uji post hoc Dunn untuk menilai perbedaan kadar Proenkephalin A berdasarkan derajat AKI. Hasil: Median usia subjek penelitian adalah 61 tahun. Proporsi subjek dominasi laki-laki (52%). Subjek penelitian sebagian besar mengalami syok sepsis (59,2%). Sebagian besar pasien dengan early SA-AKI (88,0%). Kelompok derajat AKI terbanyak pada AKI derajat 1 (36%), derajat 2 dan 3 jumlah sama (32%). Median kadar laktat adalah 2,3 mmol/L. Median skor SOFA adalah 8. Median kadar Proenkephalin A pada AKI derajat 1, derajat 2, dan derajat 3 masing-masing 74,5 pmol/L, 169,6 pmol/L, dan 391,0 pmol/L. Hasil uji didapatkan perbedaan bermakna (p<0,001) kadar Proenkephalin A berdasarkan derajat AKI. Simpulan: Terdapat perbedaan bermakna kadar Proenkephalin A berdasarkan derajat AKI pada SA-AKI dengan AKI derajat 3 yang lebih tinggi dari derajat 1 dan 2. Kadar Proenkephalin A dapat menggambarkan keparahan AKI berdasarkan derajat AKI pada pasien SA-AKI.
| Item Type: | Thesis (Spesialis) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Rikarni, Sp. PK, Subsp. H.K(K), Subsp. Onk. K(K) |
| Uncontrolled Keywords: | Proenkephalin A, derajat acute kidney injury, sepsis asscociated-acute kidney injury |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Sp-1 Patologi Klinis |
| Depositing User: | Sp-1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 05 May 2026 10:10 |
| Last Modified: | 05 May 2026 10:10 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526083 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric