ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CA MAMMAE POST INSERSI CHEST TUBE SERTA PENGGUNAAN VR UNTUK MANAJEMEN NYERI DI RUANG BEDAH RSUP DR. M. DJAMIL PADANG

Umairah, Wulan (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CA MAMMAE POST INSERSI CHEST TUBE SERTA PENGGUNAAN VR UNTUK MANAJEMEN NYERI DI RUANG BEDAH RSUP DR. M. DJAMIL PADANG. Profesi thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover & abstrak)
01.cover & abstrak.pdf - Published Version

Download (942kB)
[img] Text (bab I)
02. bab I.pdf - Published Version

Download (652kB)
[img] Text (bab V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (630kB)
[img] Text (daftar pustaka)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (613kB)
[img] Text (KIA Full text)
05. KIA FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Nyeri pascaoperasi merupakan salah satu masalah utama yang sering dialami oleh pasien setelah tindakan pembedahan. Manajemen nyeri pascaoperasi yang sering digunakan adalah kolaborasi pemberian analgesik. Namun, pemberian analgesik secara farmakologis tidak selalu memberikan kontrol nyeri yang optimal pada semua pasien. Oleh karena itu, diperlukan asuhan keperawatan yang komprehensif dan berbasis bukti, termasuk intervensi nonfarmakologis untuk mengelola nyeri. Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien dengan diagnosis medis efusi pleura masif sinistra post insersi chest tube akibat kanker payudara invasif, serta mengevaluasi penerapan (EBN) berupa penggunaan Virtual Reality (VR) sebagai terapi untuk manajemen nyeri pasca operasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan berdasarkan SDKI, perencanaan intervensi sesuai SIKI, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengkajian menunjukkan masalah keperawatan utama berupa pola napas tidak efektif, nyeri akut, defisit nutrisi, dan risiko infeksi. Intervensi keperawatan dilakukan secara komprehensif, termasuk manajemen respirasi, manajemen nyeri, manajemen nutrisi, serta penerapan terapi VR. Terapi VR diberikan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi ±10 menit setiap sesi. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan intensitas nyeri secara bertahap berdasarkan skala Visual Analogue Scale (VAS) dari skala 6 ke 2 setelah intervensi selama 3 hari. Disimpulkan bahwa penerapan asuhan keperawatan berbasis EBN, khususnya penggunaan VR sebagai terapi relaksasi, efektif membantu menurunkan intensitas nyeri pasca pemasangan chest tube pada pasien kanker payudara dengan efusi pleura.

Item Type: Thesis (Profesi)
Supervisors: Ns. Leni Merdawati, S.Kep, M.Kep, Ph.D ; Ns. Rika Fatmadona, M.Kep.,Sp.Kep.MB
Uncontrolled Keywords: kanker payudara; efusi pleura; chest tube; nyeri akut; virtual reality; evidence-based nursing
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 23 Apr 2026 09:29
Last Modified: 23 Apr 2026 09:29
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/525250

Actions (login required)

View Item View Item