Panjaitan, Mira Lilia Dei Br (2026) Determinan Kesiapsiagaan Siswa Sekolah Dasar Dalam Menghadapi Bencana Gempa dan Tsunami di Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (592kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (316kB) |
|
|
Text (03. BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (235kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (169kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan salah satu wilayah rawan gempa bumi dan tsunami akibat aktivitas zona. Kondisi ini menuntut adanya kesiapsiagaan sejak dini terutama pada kelompok rentan seperti siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kesiapsiagaan siswa sekolah dasar dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami di Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 162 siswa dari 6 sekolah dasar yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 30,2% siswa memiliki tingkat kesiapsiagaan yang rendah. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara peran guru (p=0,003), peran orang tua (p=0,003), serta sarana dan prasarana (p=0,024) dengan kesiapsiagaan siswa, sedangkan jenis kelamin tidak berhubungan secara signifikan. Analisis multivariat menunjukkan bahwa peran orang tua merupakan faktor yang paling dominan dengan nilai Odds Ratio sebesar 2,433. Kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi gempa bumi dan tsunami masih perlu ditingkatkan karena masih terdapat siswa dengan kesiapsiagaan rendah. Peran guru, peran orang tua, serta sarana dan prasarana berhubungan dengan kesiapsiagaan siswa, dengan peran orang tua sebagai faktor paling dominan. Oleh karena itu, penguatan peran orang tua melalui edukasi kebencanaan di keluarga, latihan evakuasi sederhana, dan komunikasi yang konsisten perlu dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa sejak dini, dengan dukungan dari sekolah dan pemerintah.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Randy Novirsa, SKM, MKM, Ph.D; Fitriyani, SKM., MKKK |
| Uncontrolled Keywords: | Gempa; Kesiapsiagaan; Sekolah Dasar; Siswa; Tsunami |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | S1 Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 01:57 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 01:57 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524680 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]