Hubungan Pola Asuh Pemberian Makanan dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kelurahan Koto Luar Kota Padang Tahun 2025

Menufandu, Anace Herlina (2026) Hubungan Pola Asuh Pemberian Makanan dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kelurahan Koto Luar Kota Padang Tahun 2025. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Caver dan Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (622kB)
[img] Text (BAB I)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (297kB)
[img] Text
BAB 7.pdf - Published Version

Download (277kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (307kB)
[img] Text (SRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI. Anace Herlina Menufandu_2111319003.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat. Di wilayah kerja Puskesmas Pauh Kelurahan Koto Luar Kota Padang, prevalensi stunting pada balita masih ditemukan sebesar 29,0%, dan salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah pola asuh pemberian makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh pemberian makanan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pauh Kelurahan Koto Luar Kota Padang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 12–59 bulan dengan menggunakan teknik total sampling, sehingga diperoleh 259 responden. Subjek penelitian meliputi ibu dan balita usia 12–59 bulan, baik laki-laki maupun perempuan. Data pola asuh pemberian makanan dikumpulkan menggunakan kuesioner Parental Feeding Style Questionnaire (PFSQ), sedangkan status stunting ditentukan berdasarkan indeks panjang/tinggi badan menurut umur (PB/U atau TB/U) sesuai standar WHO. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi stunting sebesar 29,0%, dengan sebagian besar responden memiliki pola asuh pemberian makanan kategori baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara pola asuh pemberian makanan dengan kejadian stunting pada balita (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pola asuh pemberian makanan berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting pada balita. Oleh karena itu, disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi kepada ibu balita mengenai penerapan pola asuh pemberian makanan yang tepat sebagai upaya pencegahan stunting

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Agus Sri Banowo, S.Kp., MHP ; Ns. Muthmainnah, M.Kep
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : pola asuh, pemberian makan, stunting, balita
Divisions: Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 21 Apr 2026 09:38
Last Modified: 21 Apr 2026 09:38
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/524234

Actions (login required)

View Item View Item