Hubungan Perilaku Ibu tentang Stunting dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Panjang Ikur Koto Tahun 2026

Nofitri, Della Deva (2026) Hubungan Perilaku Ibu tentang Stunting dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Panjang Ikur Koto Tahun 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
Cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (222kB)
[img] Text (BAB I)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (111kB)
[img] Text (BAB Akhir)
Bab 7 Penutup.pdf - Published Version

Download (37kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (193kB)
[img] Text (Full Text)
Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak signifikan terhadap perkembangan fisik dan kognitif jangka panjang. Prevalensi stunting di Indonesia berada di angka 19,8%, Sumatera Barat 24,9%, Kota Padang 24,2%, dan Puskesmas Koto Panjang Ikur Koto 11,64%. Salah satu faktor yang berperan dalam kejadian stunting adalah perilaku ibu yang meliputi domain pengetahuan, sikap, dan tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Koto Panjang Ikur Koto tahun 2026. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Koto Panjang Ikur Koto (169 responden), yang memiliki buku KIA dan dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian dengan kuesioner dan pengukuran tinggi badan balita menggunakan microtoise. Data yang terkumpul dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 26,6% balita mengalami stunting, 58% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 58,6% dengan sikap positif, serta 59,8% dengan tindakan positif. Hasil uji statistik dengan p-value untuk pengetahuan ibu tentang stunting (p=0,000), sikap ibu (p=0,000), serta tindakan ibu (p=0,001), artinya, faktor perilaku tentang stunting berhubungan dengan kejadian stunting. Kesimpulan penelitian ini adalah perilaku ibu yang mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan berhubungan dengan kejadian stunting. Hal ini perlu upaya komprehensif dari berbagai faktor, baik individu, keluarga, maupun masyarakat. Kata kunci : Stunting, Perilaku Ibu, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Balita

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. dr. Yusrawati, Sp.OG, Subsp-KFm, MM, MHKes ;Aldina Ayunda Insani, Bd,M.Keb
Uncontrolled Keywords: Stunting, Perilaku Ibu, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Balita
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Depositing User: S1 Kebidanan Kebidanan
Date Deposited: 20 Apr 2026 08:29
Last Modified: 20 Apr 2026 08:29
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523441

Actions (login required)

View Item View Item