Analisis Efek Pemberian Yodium Radioaktif (I-131) Terhadap Parameter Hematologi Pasien Penyakit Tiroid Di Instalasi Kedokteran Nuklir Rsup Dr. M. Djamil Padang

Rasyada, Latifah Aulia (2026) Analisis Efek Pemberian Yodium Radioaktif (I-131) Terhadap Parameter Hematologi Pasien Penyakit Tiroid Di Instalasi Kedokteran Nuklir Rsup Dr. M. Djamil Padang. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01 COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (825kB)
[img] Text (BAB I)
02 BAB 1.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB Akhir)
03 BAB AKHIR.pdf - Published Version

Download (807kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (Full Text)
05 TESIS FULL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (27MB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang: Yodium radioaktif (I-131) merupakan radioisotop yang digunakan dalam pengobatan di kedokteran nuklir baik untuk diagnosis maupun terapi. Paparan I-131 dapat menyebabkan kerusakan struktural dan fungsional pada parameter hematologi secara sementara. Efek paparan I-131 sering menimbulkan kekhawatiran, khususnya terhadap pasien penyakit tiroid. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perubahan kadar hemoglobin, jumlah eritrosit, jumlah leukosit, jumlah trombosit, dan persentase retikulosit sebelum dan sesudah pemberian I-131 pada pasien dengan penyakit tiroid yang menerima dosis 1-10 mCi dan 11-30 mCi. Metode: Pemeriksaan dilakukan menggunakan Complete Blood Count (CBC) dengan karakteristik subjek penelitian terdiri dari 50 orang perempuan dan 10 orang laki-laki. Rerata usia subjek penelitian pada kelompok 1 adalah 39,9 ± 15,4 tahun. Subjek penelitian pada kelompok 1 (menerima I-131 dengan dosis 1-10 mCi) terdiri dari 25 orang perempuan dan 5 orang laki-laki, Adapun rata-rata usia pasien kelompok 2 (menerima I-131 dengan dosis 11-30 mCi) adalah 55,5 ± 10,4 tahun dengan subjek penelitian terdiri dari 25 orang perempuan dan 5 orang laki-laki. Dalam penelitian, sampel darah diambil sebelum dan empat minggu setelah pengobatan. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji T berpasangan dengan tingkat signifikansi p < 0.05. Hasil: Tidak ada perbedaan yang signifikan pada rerata kadar hemoglobin, jumlah eritrosit, jumlah leukosit, jumlah trombosit dan persentase retikulosit pada pasien yang menerima dosis I-131 berbeda. Simpulan: Pemberian I-131 dengan dosis 1-10 mCi dan 11-30 mCi tidak berdampak pada parameter hematologi pasien penyakit tiroid.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: PROF. Dr. dr. AISYAH ELLIYANTI, SpKN (K), M.Kes; Dr. RAMACOS FARDELA, S.Si, M.Sc, F.Med
Uncontrolled Keywords: dosis; hematologi; I-131; tiroid
Subjects: Q Science > QC Physics
Q Science > QM Human anatomy
R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Biomedis
Depositing User: S2 Ilmu Biomedis
Date Deposited: 17 Apr 2026 06:57
Last Modified: 17 Apr 2026 06:57
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523356

Actions (login required)

View Item View Item