Alifah, Tia Leika (2026) Pengaruh Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Inhibitor Laju Korosi Kawat Ortodonti Berbahan Dasar Nikel Titanium. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (282kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB 1.pdf - Published Version Download (259kB) |
|
|
Text (BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (220kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (262kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Kawat ortodonti berbahan dasar nikel titanium (NiTi) merupakan jenis kawat yang memiliki sifat elastisitas dan shape memory effect yang baik sehingga banyak digunakan pada perawatan ortodonti. Namun, bahan ini rentan terhadap korosi akibat paparan lingkungan rongga mulut, yang menyebabkan penurunan sifat mekanis kawat dan pelepasan ion nikel. Oleh karena itu, dibutuhkan inhibitor alami seperti ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) yang mengandung antioksidan tinggi dan berpotensi menghambat korosi pada kawat NiTi. Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai inhibitor laju korosi kawat ortodonti berbahan dasar nikel titanium. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan rancangan post-test with control group design, menggunakan kawat NiTi 0,16 x 0,16 inch bentuk rectangular (NT3 SE NiTi Archwire, American Orthodontics, USA). Sampel memiliki panjang 2,5 cm dan berjumlah 28 sampel yang terbagi menjadi 4 kelompok, yaitu 1 kelompok kontrol tanpa perlakuan dan 3 kelompok perlakuan yang direndam dalam larutan ekstrak kulit buah naga merah yang didapat dengan metode maserasi dan pelarut etanol 70%. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 1000 ppm, 2000 ppm, dan 4000 ppm. Sampel diukur menggunakan metode weight loss. Data diolah menggunakan One Way Anova dengan uji Post Hoc LSD. Hasil: Rata-rata laju korosi kawat ortodonti nikel titanium pada konsentrasi 0 ppm (kontrol), 1000 ppm, 2000 ppm, dan 4000 ppm adalah 0,00148 ± 0,00061 mpy, 0,00098 ± 0,00052 mpy, 0,00065 ± 0,00038 mpy, dan 0,00051 ± 0,00021 mpy. Uji One Way Anova menunjukkan bahwa terdapat perbedaan laju korosi yang bermakna di antara keempat kelompok sampel (P<0,05). Kesimpulan: Ekstrak kulit buah naga merah memiliki pengaruh sebagai inhibitor korosi kawat ortodonti berbahan dasar nikel titanium, dengan konsentrasi 4000 ppm paling optimal dibanding konsentrasi lain.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | drg. Nelvi Yohana, Sp.Ort ; drg. Hilda Lestari, M.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | Kulit buah naga merah; Laju korosi; Nikel titanium; Inhibitor korosi |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Gigi |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 04:53 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 04:53 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523254 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]